Nganggur Selama PPKM, Sejumlah Pekerja Seni Di Trenggalek Jual Alat Hingga Pakaian

oleh
oleh
Sepi job selama pandemi Covid-19, sejumlah pekerja seni di Kabupaten Trenggalek obral berbagai peralatan sesuai profesi masing masing. Beberapa peralatan yang dijual ini meliputi, kamera, kendang, barong, sepatu, pakaian, acsesoris, dan berbagai peralatan lain yang biasa digunakan untuk manggung.
Sepi job selama pandemi Covid-19, sejumlah pekerja seni di Kabupaten Trenggalek obral berbagai peralatan sesuai profesi masing masing. Beberapa peralatan yang dijual ini meliputi, kamera, kendang, barong, sepatu, pakaian, acsesoris, dan berbagai peralatan lain yang biasa digunakan untuk manggung.

TRENGGALEK, bioztv.id – Sepi job selama pandemi Covid-19, sejumlah pekerja seni di Kabupaten Trenggalek obral berbagai peralatan sesuai profesi masing masing. Beberapa peralatan yang dijual ini meliputi, kamera, kendang, barong, sepatu, pakaian, acsesoris, dan berbagai peralatan lain yang biasa digunakan untuk manggung.

Aksi jual peralatan dan pakaian pekerja seni Trenggalek ini dilakukan di kawasan seputaran alun laun Trenggalek. Pasalnya, selama pandemi Covid-19 hingga pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) ini, mereka sudah hampir 2 tahun tidak pernah mendapat job. Sehingga peralatan yang biasa digunakan untuk manggung juga nganggur dan tak lagi bisa memberikan pemasukan.

Salah satu pekerja seni, Cak Kun menyampaikan, selama ini ia menekuni profesinya sebagai penyedia jasa dokumentasi kegiatan termasuk hajatan, namun selama pandemi ini ia tidak pernah mendapatkan job. Sehingga ia memilih menjual seluruh kamera dan peralatan lain yang biasanya ia gunakan.

Cak Kun juga menambahkan, pada aksi obral alat kerja ini, para pekerja seni menjual peralatan sesuai profesi seni masing masing. Contohnya, mereka yang menekuni profesi sebagai penyanyi dan MC menjual pakaian dan sepatu, sedangkan yang menekuni profesi sebagai tukang kendang juga menjual kendangnya. Aksi ini merupakan bentuk protes perwakilan pekerja seni Trenggalek yang terus terusan menganggur selama pandemi.

Views: 0