Anggaran Covid-19 Dari Pusat Belum Cair, RSUD Trenggalek Harus Bayar Utang 1M Per Bulan

oleh
oleh
Sejak tahun 2020 anggaran klaim penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat belum sepenuhnya cair, RSUD Dr.Soedomo Trenggalek akhirnya harus utang ke bank untuk memenuhi biaya operasional. Akibatnya, dalam setiap bulan RSUD hars membayar hutang sebesar lebih dari 1 Miliar Rupiah selama 5 bulan.
Sejak tahun 2020 anggaran klaim penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat belum sepenuhnya cair, RSUD Dr.Soedomo Trenggalek akhirnya harus utang ke bank untuk memenuhi biaya operasional. Akibatnya, dalam setiap bulan RSUD hars membayar hutang sebesar lebih dari 1 Miliar Rupiah selama 5 bulan.

TRENGGALEK, bioztv.id – Sejak tahun 2020 anggaran klaim penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat belum sepenuhnya cair, RSUD Dr.Soedomo Trenggalek akhirnya harus utang ke bank untuk memenuhi biaya operasional. Akibatnya, dalam setiap bulan RSUD hars membayar hutang sebesar lebih dari 1 Miliar Rupiah selama 5 bulan.

Berdasarkan keterangan direktur RSUD Dr.Soedomo Kabupaten Trenggalek, hingga saat ini klam anggaran penanganan COvid-19 dari pemerintah pusat belum sepenuhnya cair. Pasalnya, pada tahun 2020 kemarin, dari klaim anggaran yang diajukan sebesar 21 Miliar rupiah, baru cair sekitar 430 Juta rupiah. Sementara itu untuk klaim tahun 2021 juga belum bisa cair karena masih menunggu hasil verifikasi. Akibatnya, untuk memenuhi anggaran operasional harus lakukan pinjaman ke bank.

Lebih lanjut Direktur RSUD Dr.Soedomo Trenggalek, dr.Sunarto menjelaskan, Untuk memenuhi biaya operasional rumah sakit, pihaknya sudah lakukan pinjaman ke Bank Jatim sebesar 5 Miliar rupiah. Sedangkan jangka waktu pengembalian pinjaman itu hanya 5 bulan, sehingga dalam setiap bulannya, RSUD harus membayar angsuran sekitar 1 Miliar Rupiah.

Sunarto juga menambahkan, belum cairnya klaim anggaran penanganan Covid-19 dari pemerintah pusat ini sangat berdampak terhadap kondisi rumah sakit. Karena saat klaim anggaran itu belum cair, RSUD hanya bisa mengandalkan biaya operasional BLUD dan bantuan dari pemerintah Kabupaten saja.

Views: 0