Hadapi Pilkades 2027, PKB Trenggalek Petakan Kader per Desa dan Tunggu Kepastian Permendagri

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Trenggalek mulai memetakan potensi kader dan kekuatan politik di tingkat ranting untuk menghadapi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan partai dalam menentukan dukungan politik di setiap desa.

PKB melakukan konsolidasi sejak dini agar dukungan partai tepat sasaran, baik kepada kader internal maupun tokoh masyarakat yang memiliki kesamaan visi perjuangan.

Ketua DPC PKB Trenggalek, Drs. H. Sukarodin, M.Ag., menegaskan bahwa partainya menerapkan pendekatan fleksibel dan rasional dalam menghadapi Pilkades. Menurutnya, setiap desa memiliki dinamika sosial dan kultur politik yang berbeda sehingga partai tidak bisa menerapkan strategi seragam.

“PKB akan menghitung di setiap desa, karena masing-masing desa tidak sama,” ujar Sukarodin saat memberikan konfirmasi pada Sabtu (24/10/2026).

Sukarodin menjelaskan, PKB memprioritaskan kader internal yang memiliki kapasitas dan popularitas tinggi untuk maju sebagai calon kepala desa. Namun, jika kondisi lapangan tidak memungkinkan, partai akan mempertimbangkan dukungan kepada figur alternatif yang sejalan dengan nilai perjuangan PKB.

Instruksikan Kader Jaga Kondusivitas dan Hindari Gesekan

Di tengah dinamika politik tingkat desa, Sukarodin menginstruksikan seluruh pengurus anak cabang, pengurus ranting, kader, dan simpatisan agar menjaga kondusivitas wilayah. Ia mengingatkan seluruh elemen partai supaya kontestasi Pilkades tidak merusak persaudaraan antarwarga.

“Jaga ketertiban, kekompakan, jangan sampai PKB menjadi sponsor gesekan-gesekan yang tidak jelas,” tegas Sukarodin, yang juga menjabat pimpinan DPRD Trenggalek.

Sukarodin menilai keterlibatan partai politik dalam kontestasi Pilkades merupakan hal wajar dalam demokrasi. Menurutnya, partai dapat mengambil bagian selama bertujuan mengawal pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Sehingga ketika PKB kemudian ikut ambil bagian dalam pesta demokrasi Pilkades, kemudian mendukung kader yang afiliasinya kira-kira lebih kepada PKB, itu saya kira tidak berlebihan,” imbuhnya.

PKB Trenggalek Tunggu Kepastian Regulasi Permendagri

Meski mulai mengonsolidasikan basis massa, Sukarodin mengaku DPC PKB Trenggalek belum menetapkan jumlah kader yang akan mereka dukung dalam Pilkades. Partai masih melakukan penghitungan sembari menunggu kepastian aturan teknis dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) serta pengesahan peraturan bupati (Perbup).

Sukarodin menilai kepastian regulasi dari pemerintah pusat sangat penting karena aturan tersebut akan menentukan jadwal, tahapan, dan kepastian anggaran penyelenggaraan Pilkades.

“Saya belum mengevaluasi, belum menghitung, karena ya kita juga di satu sisi, meskipun tahapan tetap kita lakukan, maka kan tetap juga menunggu Permendagri. Apakah ini sesuai rencana, apakah kemudian Permendagrinya berubah diperpanjang, kan wallahu a’lam,” terangnya.

Meski demikian, PKB Trenggalek menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades agar berjalan secara demokratis, jujur, dan adil.

“Yang penting, satu, seluruh tahapan yang ada di Pilkades, PKB dukung sepenuhnya,” pungkas Sukarodin.(CIA)

Views: 9