TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek mengusulkan perubahan nomenklatur organisasi dengan mencantumkan unsur ekonomi kreatif dalam nama resmi dinas. Usulan ini bertujuan memperjelas koordinasi lintas instansi sekaligus mempermudah akses program dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari kementerian terkait di tingkat pusat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disparbud Trenggalek, Tony Widianto, menjelaskan bahwa usulan perubahan nama tersebut mengikuti dinamika kebijakan pengembangan ekonomi kreatif nasional di bawah kementerian khusus.
“Kami sudah lama membahas usulan tersebut bersama Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Trenggalek,” kata Tony.
Bidang Ekonomi Kreatif Sudah Ada Sejak 2023
Tony menjelaskan, Disparbud Trenggalek telah membentuk bidang khusus yang menangani urusan ekonomi kreatif sejak 2023.
Namun, nama resmi dinas belum mencantumkan unsur ekonomi kreatif secara eksplisit. Kondisi ini dinilai menghambat sinkronisasi program dengan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf).
Melalui perubahan nomenklatur tersebut, pemerintah daerah berharap koordinasi dan penyaluran program pusat ke daerah berjalan lebih mudah.
“Jadi biar jalurnya itu lebih jelas dalam penyaluran program kegiatan,” ujar Tony saat memberikan keterangan.
Tony menegaskan, usulan ini hanya menyangkut penyesuaian nomenklatur dan penguatan fokus koordinasi. Disparbud tidak mengusulkan pembentukan bidang baru dalam struktur organisasi.
Menunggu Pengesahan Regulasi Daerah
Disparbud Trenggalek telah membahas perubahan nomenklatur dalam beberapa rapat koordinasi bersama tim eksekutif. Pembahasan tersebut juga mencakup evaluasi penataan organisasi perangkat daerah lainnya, termasuk BPBD Trenggalek.
“Sekarang masih berproses di DPRD,” jelas Tony.
Setelah proses penetapan selesai, Disparbud Trenggalek berharap perubahan nama ini memperkuat pembinaan pelaku ekonomi kreatif lokal. Sektor seni, kriya, kuliner, hingga industri diharapkan semakin berdaya saing.
“Harapannya ya ekonomi kreatif di Trenggalek mampu memanfaatkan dukungan program dari pemerintah pusat secara optimal,” pungkasnya.(CIA)
Views: 12

















