Perebutkan Hadiah 10 Juta, Bupati Cup Pencak Silat Trenggalek Bangkit Setelah Vakum 10 Tahun

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idSetelah vakum selama satu dekade, Kejuaraan Bupati Cup Pencak Silat Terbuka 2026 akhirnya kembali menggeliat di Kabupaten Trenggalek. Kebangkitan turnamen bergengsi ini menjadi angin segar bagi pembinaan atlet sekaligus membuka peluang lahirnya bibit-bibit pesilat berprestasi dari Bumi Menak Sopal.

Kejuaraan regional yang berlangsung selama dua hari di GOR Gajah Putih Trenggalek itu menarik 550 atlet dari 30 kontingen, termasuk peserta dari Kediri, Tulungagung, dan Blitar. Para pesilat bertanding memperebutkan total hadiah uang pembinaan senilai Rp10 juta.

“Ini komitmen kita bersama. Pencak silat merupakan warisan budaya luhur yang wajib kita lestarikan,” ujar Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Triadi Atmono, Sabtu (25/7/2026).

Triadi menegaskan, Pemkab Trenggalek tidak hanya mendukung penyelenggaraan kejuaraan, tetapi juga terus memperkuat pembinaan atlet melalui Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan prestasi atlet pencak silat daerah.

“Dukungan dari Pemkab tentu mengalir lewat program pembinaan bersama. Apalagi wadah utamanya sudah berdiri kokoh, yaitu IPSI,” tambahnya.

Ratusan Pesilat Ramaikan Kejuaraan

Ketua Panitia sekaligus Sekretaris IPSI Trenggalek, Feri Bagus Setawan, mengaku jumlah peserta pada kejuaraan tahun ini melampaui perkiraan panitia.

“Syukur alhamdulillah, pendaftar membludak mencapai 550 orang dari 30 kontingen. Rombongan atlet dari Kediri, Tulungagung, dan Blitar juga ikut menyerbu ajang ini,” beber Bagus.

Bagus menjelaskan, seluruh perguruan pencak silat yang bernaung di bawah IPSI Trenggalek mengirimkan atlet terbaiknya.

Selain perguruan, panitia juga membuka kesempatan bagi klub independen dan kontingen sekolah mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK untuk ikut bertanding.

“Semua perguruan aktif di bawah IPSI Trenggalek mengirimkan atletnya. Karena sifatnya terbuka, klub independen dan kontingen sekolah juga bebas bersaing,” terangnya.

Panitia juga menyiapkan total uang pembinaan sebesar Rp10 juta bagi para juara.

“Panitia menyiapkan bonus berupa uang pembinaan total Rp10 juta untuk para juara,” katanya.

Sertifikat Juara Dukung Jalur Prestasi

IPSI Trenggalek juga menggandeng Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga agar sertifikat kejuaraan dapat mendukung peserta yang ingin melanjutkan pendidikan melalui jalur prestasi.

“Insyaallah sertifikat kejuaraan ini bisa menjadi piagam rekomendasi bagi siswa yang ingin mendaftar sekolah lewat jalur prestasi pencak silat,” jelas Bagus.

Ia berharap kebijakan tersebut semakin memotivasi atlet muda untuk terus berprestasi sekaligus memperkuat regenerasi pesilat di Trenggalek.

Bagus juga berharap Bupati Cup tidak berhenti sebagai ajang sesaat. IPSI Trenggalek ingin menjadikan kejuaraan ini sebagai agenda tahunan sekaligus barometer pencak silat di Jawa Timur.

“Sudah sekitar 10 tahun kejuaraan ini vakum. Kami berharap Bupati Cup bisa konsisten menjadi agenda tahunan dan tumbuh menjadi barometer pencak silat di Jawa Timur, bahkan level nasional,” pungkasnya.(CIA)

Views: 11