TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek mulai menunjukkan kapasitasnya dalam mengelola aset daerah. Manajemen baru Dispora berhasil membuktikan bahwa fasilitas olahraga milik pemerintah daerah tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan atlet, tetapi juga mampu menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjanjikan.
Bahkan, sebelum semester pertama tahun 2026 berakhir, Dispora sudah mengamankan lebih dari separuh target PAD tahun ini.
Data per 31 Mei 2026 menunjukkan Dispora mencatat realisasi PAD sekitar Rp112 juta. Angka tersebut setara dengan 52,39 persen dari target tahunan sebesar Rp215 juta.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek, Arief Setiawan, optimistis capaian awal ini akan menjadi modal kuat untuk melampaui target hingga akhir tahun.
“Hingga akhir Mei 2026, tim kami sudah merealisasikan PAD mencapai 52,39 persen. Dari target Rp215 juta, kami berhasil mengantongi sekitar Rp112 juta bahkan sebelum semester pertama resmi berakhir,” ujar Arief Setiawan.
Optimalkan Tiga Aset Olahraga Utama
Dispora Trenggalek meraih pendapatan tersebut dengan mengoptimalkan tiga aset olahraga utama yang mereka kelola secara langsung, yakni Stadion Menak Sopal, GOR Gajah Putih, dan GOR Jwalita.
Arief menjelaskan, Dispora sengaja mengubah pola pemanfaatan aset yang selama ini berjalan. Kini, mereka membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat umum, komunitas hobi, organisasi kepemudaan, hingga cabang olahraga untuk menggelar berbagai kegiatan di fasilitas tersebut.
Kebijakan itu berhasil menghidupkan kembali fasilitas olahraga daerah. Kini, masyarakat tidak hanya memadati lokasi tersebut saat pertandingan atau latihan atlet berlangsung, tetapi juga saat berbagai kegiatan sosial, olahraga, dan ekonomi kreatif berlangsung.
“Kami mengelola langsung tiga sumber PAD utama, yaitu Stadion Menak Sopal, GOR Gajah Putih, dan GOR Jwalita. Kami terus mengoptimalkan potensi ketiganya agar masyarakat luas bisa memanfaatkannya secara maksimal,” jelas Arief.
Gandeng Komunitas dan Event Kreatif
Dispora menilai tingginya antusiasme masyarakat menjadi faktor utama yang mendorong peningkatan PAD tahun ini. Berbagai event olahraga, festival komunitas, dan kegiatan kepemudaan berhasil menarik banyak peserta dan pengunjung.
Pendekatan tersebut terbukti lebih efektif dibanding hanya memanfaatkan aset olahraga sebagai tempat latihan dan kompetisi formal.
“Kami menerapkan pendekatan yang berbeda tahun ini. Kami sengaja melibatkan cabang olahraga, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum agar aktivitas olahraga bisa berpadu dengan berbagai kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi,” kata Arief.
Menurutnya, tingginya minat masyarakat menggunakan Stadion Menak Sopal, GOR Gajah Putih, dan GOR Jwalita menjadi faktor penting yang mendongkrak pendapatan daerah.
“Beberapa event yang kami gelar di aset-aset tersebut mendapatkan respons sangat baik dari masyarakat. Faktor itulah yang mendorong kenaikan PAD secara signifikan,” imbuhnya.
Peluang Lampaui Target PAD 2026 Terbuka Lebar
Dengan capaian yang sudah menembus 50 persen sebelum pertengahan tahun, Dispora Trenggalek memiliki peluang besar untuk melampaui target PAD 2026.
Selain terus membina atlet berprestasi dan mengembangkan potensi pemuda, Dispora juga ingin memastikan seluruh aset olahraga daerah mampu memberikan kontribusi ekonomi bagi daerah.
Ke depan, Dispora akan terus memperkuat sistem pengelolaan fasilitas olahraga agar aset-aset tersebut tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga menghasilkan pendapatan yang berkontribusi nyata terhadap pembangunan Kabupaten Trenggalek.
Jika tren positif ini terus berlanjut hingga akhir tahun, Dispora Trenggalek berpeluang menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan capaian PAD terbaik, meski usia instansi tersebut masih tergolong sangat muda.(CIA)
Views: 13

















