Apresiasi Dedikasi: SPPG Karangsoko 1 Trenggalek Bagikan Bonus Lebaran dan Parcel untuk Relawan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idPengelola SPPG Karangsoko 1 di Trenggalek memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat solidaritas tim. Dalam acara buka puasa bersama, pengelola mengevaluasi program sekaligus membagikan bonus hari raya dan parcel Lebaran kepada puluhan relawan serta mitra yang telah bekerja hampir satu tahun terakhir.

Mitra SPPG Karangsoko 1, Imam Waldi, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut melibatkan para Person In Charge (PIC), relawan, serta mitra yang selama ini menjadi penggerak utama program di lapangan.

“Kami mengundang PIC, relawan, dan para petugas hari ini. Fokus utama kami adalah mengevaluasi kegiatan yang sudah berjalan hampir satu tahun. Kami ingin memetakan kelebihan dan kekurangannya agar ke depan program ini jauh lebih berdampak,” ujar Imam Waldi, Senin (16/3/2026).

Evaluasi Program Selama Satu Tahun

Pengelola memanfaatkan pertemuan tersebut sebagai ruang diskusi untuk memperbaiki sistem kerja program. Para relawan dan pengelola saling bertukar masukan agar program pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif.

“Evaluasi ini sangat penting agar kinerja tim semakin solid. Kami ingin memastikan program ini berjalan maksimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” tambahnya.

Puluhan Relawan Terima Bonus Lebaran

Sebagai bentuk apresiasi, pengelola SPPG Karangsoko 1 memberikan bonus tunai dan paket parcel Lebaran kepada sekitar 50 relawan aktif serta 15 PIC yang selama ini mengelola berbagai kegiatan program.

Pengelola juga memberikan bonus kepada rekan kerja kantor serta enam mitra lain yang berada di bawah naungan Yayasan Lumbung Boga Sakti.

“Kami menyisihkan sebagian rezeki untuk memberikan bonus dan parcel kepada rekan-rekan. Ini merupakan bentuk apresiasi tulus atas dedikasi mereka selama ini,” kata Imam.

Jalankan Arahan Badan Gizi Nasional

Imam menambahkan bahwa pemberian bonus tersebut juga mengikuti arahan dari Badan Gizi Nasional, yang mendorong pengelola program memberikan penghargaan kepada relawan di lapangan.

Namun, lembaga tersebut tidak menentukan besaran nominal bonus dan menyerahkan sepenuhnya kepada masing-masing pengelola program.

“BGN memang menginstruksikan adanya bentuk penghargaan bagi relawan, tetapi mereka tidak menentukan nominalnya. Yang terpenting adalah adanya apresiasi nyata bagi tim yang sudah bekerja keras,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, pengelola berharap sinergi antara relawan, mitra, dan pengelola semakin kuat untuk menjalankan program pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.(CIA)

Views: 17