Insiden 17 Agustus di Trenggalek, Konflik Warisan Berujung Pembakaran Mobil Kades Wonokerto

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Insiden mencekam pecah di Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, Trenggalek, tepat pada Hari Kemerdekaan. Seorang warga dengan gangguan jiwa (ODGJ) bernama Sutarmin (45) atau akrab disapa Ketro, membakar mobil Daihatsu Ayla milik Kepala Desa Wonokerto, Eko Wardono.

Tidak berhenti di situ, Ketro juga membakar sepeda motor Suzuki Titan milik Ketua RT 24, Sutaji, pada Minggu malam (17/8/2025). Sebelum beraksi, ia sempat membacok kambing milik saudaranya sendiri.

Konflik lama soal tanah warisan memicu amukan Ketro. Perselisihan kecil dengan saudaranya, Juwari, berubah menjadi tragedi berdarah.

Kapolsek Suruh, AKP Sanusi, menegaskan bahwa Ketro bertindak nekat karena masalah keluarga yang tak kunjung selesai.

“Pak Juwari ini sebenarnya masih saudara dengan pelaku. Mereka sudah lama berselisih soal tanah warisan,” ujar Sanusi.

Awalnya, Ketro menanami lahan dengan rumput pakan ternak. Namun, Juwari membabat habis tanaman itu. Ketro langsung marah, lalu membacok kambing milik Juwari dengan senjata tajam.

Saat Ketua RT dan Kepala Desa menegur, Ketro justru makin beringas. Ia mengacungkan sabit hingga keduanya lari ketakutan dan meninggalkan kendaraan di depan rumahnya.

“Kesempatan itu Ketro manfaatkan untuk menyulut api dengan daun kelapa kering, hingga mobil dan motor tersebut terbakar hebat,” jelas Sanusi.

Sanusi menjelaskan bahwa Ketro memiliki riwayat gangguan jiwa, meski kondisinya tidak sepenuhnya parah. Sayangnya, keluarga tidak melanjutkan pengobatan yang sempat dijalani.

“Dulu pernah dibawa ke rumah sakit, juga sempat diberi obat dari puskesmas. Tapi obatnya tidak rutin diminum dan akhirnya kambuh lagi. Sehari-hari dia tinggal bersama ibunya, bekerja sebagai petani dengan ekonomi terbatas,” ungkap Sanusi.

Polisi sudah memasang garis polisi di lokasi kebakaran. Namun, Ketro melarikan diri usai membakar kendaraan. Hingga Senin siang keberadaan pelaku masih belum terlacak. Aparat meminta masyarakat tetap waspada dan berharap keluarga ikut membantu proses pencarian. (CIA)

Views: 1353