Gara-Gara Visa Istri Belum Turun, Wabup Trenggalek Gagal Berangkat Haji Bareng Kloter 4

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Masalah visa calon jemaah haji (CJH) kembali jadi batu sandungan keberangkatan ibadah haji di Indonesia. Kali ini, Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, ikut jadi korban administrasi setelah visa istrinya, Fatikhatur Rohmah, belum juga terbit hingga detik-detik keberangkatan.

Tangis haru dan isak doa mengiringi prosesi pelepasan 359 CJH asal Trenggalek dari halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha, Jumat (2/5/2025). Sebanyak 376 CJH sedianya masuk dalam kloter 4, namun 16 orang batal berangkat karena visanya belum keluar. Ironisnya, di antara nama-nama yang tertunda itu adalah Wakil Bupati Trenggalek dan istrinya.

“Karena visa istrinya belum turun, Wabup Syah Muhammad Natanegara memilih menunda keberangkatan. Meskipun visanya sendiri sudah terbit,” terang Asisten I Setda Trenggalek, Saeroni, saat dikonfirmasi di lokasi pemberangkatan.

Keputusan itu diambil demi menjaga kebersamaan dan kekhusyukan ibadah. Daripada berangkat sendiri, Wabup Syah memilih menunggu sang istri agar bisa menunaikan rukun Islam kelima bersama.

“Kebanyakan yang tertunda ini pasangan suami-istri. Mereka lebih memilih berangkat bareng di kloter 45 yang dijadwalkan 14 Mei mendatang,” imbuh Saeroni.

Tak hanya urusan visa, ada satu CJH asal Trenggalek yang dipastikan gagal berangkat karena dinyatakan tidak istithaah kesehatan. CJH tersebut akan diprioritaskan berangkat pada musim haji tahun depan.

Meski diwarnai adanya jamaah yang gagal berangkat pada kloter 4, prosesi pemberangkatan tetap berjalan lancar. Sebanyak 359 CJH diangkut menggunakan sembilan armada bus menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sebelum terbang ke Madinah melalui embarkasi Juanda.

“Alhamdulillah, secara umum pemberangkatan berjalan baik. Transportasi sudah kami siapkan, begitu pula fasilitas pendukung selama di perjalanan,” jelas Saeroni yang juga seorang dokter.

Saeroni optimistis para CJH asal Trenggalek mampu beradaptasi dengan cuaca ekstrem di Arab Saudi. Seluruh persiapan fisik, mental, serta pembekalan kesehatan telah dilakukan jauh hari, baik melalui KBIH maupun bimbingan dari Kementerian Agama.

Sementara itu, CJH asal Trenggalek yang berangkat di kloter 4 dijadwalkan tiba di Surabaya pukul 11.00 WIB, lalu masuk Asrama Haji Sukolilo usai salat Jumat. Mereka akan diterbangkan ke tanah suci pada Sabtu (3/5/2025) pukul 13.00 WIB.

Adapun 16 CJH yang tertunda, termasuk Wakil Bupati Syah Muhammad Natanegara, bakal diberangkatkan di kloter 45 pada 14 Mei 2025 mendatang.

“Kami doakan semua jemaah sehat, selamat, dan menjadi haji mabrur. Bagi yang tertunda, semoga secepatnya visanya keluar dan bisa berangkat di kloter berikutnya,” pungkas Saeroni.(CIA)

Views: 86