Arca dan Benda Sejarah di Trenggalek Hilang Berganda, Respons Wabup Syah Datar

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kabupaten Trenggalek menghadapi krisis pelestarian cagar budaya yang memprihatinkan. Belakangan ini, kasus hilangnya arca dan benda bersejarah kembali mencuat, termasuk adanya arca yang dipindahkan secara tidak resmi ke luar daerah. Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, mengakui kelalaian pemerintah dalam menjaga warisan budaya ini.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara, secara terbuka mengakui, selama ini pemerintah daerah memang kurang maksimal dalam menjaga dan merawat benda-benda cagar budaya, maupun objek yang diduga cagar budaya.

“Kita akui dari sisi pemerintah memang kurang memperhatikan benda-benda cagar budaya maupun objek diduga cagar budaya yang tersebar di Trenggalek. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi kami ke depannya,” tegas Syah Natanegara.

Pemkab Akui Kelalaian, Janji Perbaikan

Wabup mengungkapkan harapannya terkait pembangunan museum cagar budaya di depan Pendopo Kabupaten. Pasalnya, saat ini disana sudah ada Prasasti Kamulan. Prasasti ini menjadi tonggak sejarah penanggalan berdirinya Trenggalek.

“Kita berharap bisa melengkapi koleksi sejarah Trenggalek. Namun, kendala anggaran masih menjadi problem saat ini,” jelasnya.

Syah juga menegaskan, sebenarnya pemerintah daerah sudah berupaya untuk peduli terhada benda benda berseharah.  Pasalnya, beberapa upaya penyelamatan pernah dilakukan, seperti penggalian arca di Desa Gondang, Kecamatan Tugu.

“Kami sudah angkat beberapa arca terpendam, tapi masih banyak yang belum tertangani karena jumlahnya sangat banyak dan anggaran yang terbatas,” ujar Natanegara.

Fakta Mengejutkan: Dari Arca Hilang hingga Pemindahan Ilegal

Trenggalek yang kaya akan peninggalan sejarah justru menjadi sorotan karena sejumlah kasus kehilangan benda cagar budaya:

  • Nisan Ki Ageng Menak Sopal(pendiri Trenggalek) hilang dicuri dan tidak diketahui keberadaannya hingga saat ini.
  • Arca yang diduga berbentuk Ganeshayang disimpan di Kantor Kecamatan Bendungan juga raib tak berbekas. Hingga kini OPD tekhnis juga tidak mengetahui keberadaannya.
  • Arca Durgadari Desa Kamulan sempat dibawa ke Bogor tanpa izin oleh mantan Kapolres Trenggalek..

Kasus Viral Berpindahnya Arca Durga di Kamulan.

Kasus terbaru yang menghebohkan adalah pemindahan Arca Durga dari Desa Kamulan ke Bogor oleh mantan Kapolres Trenggalek, AKBP Indra Ranu Dikarta. Beruntung, setelah beritanya viral di media, arca berhasil dikembalikan. Kepala Desa Kamulan mengambil sendiri arca ini dari Bogor.

Trenggalek sedang berada di ujung tanduk dalam hal pelestarian cagar budaya. Tanpa tindakan cepat, bukan tidak mungkin warisan leluhur yang tak ternilai ini akan punah satu per satu. (CIA)

Views: 7