TRENGGALEK, bioztv.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, memicu bencana tanah longsor di Dusun Sambeng, Desa Ngadimulyo, pada Jumat (18/4/2025) malam. Empat rumah warga terdampak, dua di antaranya mengalami kerusakan cukup serius.
Tanah longsor terjadi setelah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Kondisi tanah yang jenuh membuat lereng tak mampu lagi menahan beban, hingga akhirnya ambrol dan menimpa permukiman di bawahnya.
“Ada empat rumah terdampak. Dua rumah di bawah tebing mengalami kerusakan, sementara dua rumah lainnya berada di atas tebing dan belum rusak, tapi kondisinya rawan,” terang Slamet Hariyadi, Ketua RT setempat, Sabtu (19/4/2025).
Salah satu rumah yang berada di bawah tebing mengalami kerusakan cukup parah. Dinding dapurnya jebol setelah dihantam material longsor. Beruntung, penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.
“Saat kejadian, ada orang di dapur. Ia dengar suara gemuruh dan langsung lari keluar, bahkan sampai terjatuh. Waktu kembali, dapurnya sudah tertimbun longsor,” ungkap Slamet.
Sementara di rumah sebelahnya, kamar mandi rusak akibat tertimpa material longsor. Penghuni rumah juga selamat karena belum sempat masuk kamar mandi saat kejadian.
“Air untuk mandi belum mendidih, jadi dia belum masuk ke kamar mandi. Tidak disangka, longsor langsung menghantam bagian itu,” imbuh Slamet.
Kendati dua rumah lain belum mengalami kerusakan, pemiliknya memilih mengungsi karena khawatir longsor susulan. Saat ini, seluruh penghuni empat rumah yang terdampak telah mengungsi ke rumah sanak saudara terdekat demi keselamatan.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa maupun luka. Tadi malam semua langsung kami ungsikan,” ujarnya.
Pascakejadian, warga bersama petugas gabungan langsung bergotong-royong membersihkan material longsor yang masuk ke rumah warga. Aparat kepolisian pun turun tangan membantu proses evakuasi.
“Anggota kami kerahkan untuk kerja bakti membantu warga membersihkan material longsor,” kata Kapolsek Kampak, Iptu Singgih Susilo.
Hingga kini, warga masih waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah Trenggalek masih cukup tinggi.
“Kami mengimbau warga untuk berhati hati saat musim hujan, khususnya mereka hang tinggal di daerah rawan bencana,” pungkas Iptu Singgih. (CIA)
Views: 8
















