Nyai Fatim, Pengasuh Ponpes Nailul Ulum, Pimpin Pemenangan Ipin-Syah di Pilkada Trenggalek 2024

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pilkada Trenggalek 2024 menghadirkan sosok kunci dalam pemenangan pasangan calon (paslon) Moch. Nur Arifin (Mas Ipin) dan Syah Muhammad Natanegara (Ipin-Syah). Nyai Fatimatuz Zahro, yang lebih dikenal sebagai Nyai Fatim, pengasuh Pondok Pesantren Nailul Ulum Putri di Kecamatan Kampak, ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan paslon petahana tersebut.

Penunjukan Nyai Fatim sebagai komandan tim pemenangan Ipin-Syah ini disampaikan langsung bupati Trenggalek sesaat setelah pengundian dan penetapan nomor urut pasangan calon di Kantor KPU Trenggalek, Senin (23/9).

“Ketua tim pemenangan Nyai Fatim,” ucap Mas Ipin di hadapan awak media.

Menurut Mas Ipin, keputusan ini bukan tanpa alasan. Sebagai sosok yang dihormati dan memiliki pengaruh besar di kalangan pesantren, Nyai Fatim diharapkan mampu membawa kekuatan moral dan spiritual dalam pemenangan paslon tersebut. Mas Ipin menyebut bahwa pemilihan Nyai Fatim bukan hanya berdasarkan popularitas, tetapi karena kiprahnya yang relevan dengan isu-isu sosial yang tengah dihadapi daerah.

“Saat ini, kita dihadapkan pada banyak isu, seperti kemiskinan ekstrem dan pemberdayaan perempuan, khususnya ibu rumah tangga,” jelas Gus Ipin.

Menurutnya, peran perempuan dalam mengatasi masalah tersebut sangat penting, dan Nyai Fatim dianggap sebagai sosok yang mampu menggugah semangat kaum perempuan untuk lebih berdaya. Salah satu isu yang menjadi fokus utama adalah stunting, masalah yang masih menjadi tantangan di Trenggalek.

“Banyak dari solusi masalah stunting terletak di tangan ibu rumah tangga. Jadi, memilih Nyai Fatim bukan sekadar soal memenangkan pilkada, tapi juga bagian dari strategi untuk menciptakan perubahan nyata di masyarakat,” tambah Mas Ipin.

Dengan pengalaman Nyai Fatim dalam pendidikan dan pemberdayaan perempuan di pesantren, harapannya ia bisa menjadi figur yang menginspirasi masyarakat, terutama kaum ibu, untuk terlibat aktif dalam pembangunan Trenggalek ke depan. Pemilihan sosok religius seperti Nyai Fatim ini menambah kekuatan spiritual dan memperkuat dukungan di kalangan pesantren dan masyarakat luas..

Saat ditanya tentang strategi pemenangan, Mas Ipin memilih pendekatan yang sederhana namun penuh makna. Pasangan Ipin-Syah menegaskan tetap akan menjadi diri sendiri sebagai strategi pemenangan.

“Yang paling penting adalah doa dan dukungan dari masyarakat. Saya yakin, doa dari masyarakat lebih kuat dan bisa menembus langit,” ujarnya penuh keyakinan.

Dengan kehadiran sosok Nyai Fatim, tim pemenangan Ipin-Syah diharapkan mampu menghadapi tantangan Pilkada 2024. Terlebih strategi ini tidak hanya berbasis politik, tetapi juga pendekatan yang menyentuh aspek sosial dan spiritual. (CIA)

Views: 9