Rayakan Hari Kemerdekaan RI ke-79, Bendera Raksasa Kembali Berkibat di Tebing Sepikul Trenggalek

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Semangat kemerdekaan kembali membara di Tebing Sepikul, Trenggalek, Jawa Timur. Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) menggelar aksi pengibaran bendera merah putih berukuran raksasa pada ketinggian 270 meter di atas tebing tertinggi di Jawa Timur ini. Aksi ini merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia.

Pengurus FPTI Jawa Timur, Arif Ghondani, mengungkapkan bahwa kegiatan pengibaran bendera di Tebing Sepikul telah menjadi tradisi rutin setiap tahunnya sejak 1998. Setiap menyambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus, FPTI Jatim selalu mengibarkan bendera di Tebing Sepikul ini.

“Tantangannya memang berbeda-beda setiap tahun, terutama jika musim hujan, tapi Alhamdulillah kali ini cuaca mendukung sehingga semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

Menurut Arif, alasan FPTI terus memilih Tebing Sepikul sebagai lokasi pengibaran bendera bukan hanya karena tingginya, tetapi juga karena tebing ini merupakan salah satu big wall atau tebing besar dan tertinggi di Jawa Timur.

“Ketinggian total tebing ini mencpai sekitar 450 meter. Tebing Ini menjadi spot favorit para pemanjat profesional,” tambah Arif.

Pengibaran bendera merah putih yang berukuran 30×20 meter tersebut dilakukan oleh lima pemanjat profesional. Mereka merupakan anggota FPTI dari Malang, Tulungagung, dan Trenggalek. Para pemanjat telah mempersiapkan diri selama tiga hari. Kondisi fisik, mental, serta kelengkapan peralatan keselamatan menjadi hal utama yang harus dipersiapkan.

“Persiapan yang matang menjadi kunci sukses pengibaran ini,” jelas Arif.

Selain itu, Arif juga menekankan keistimewaan Tebing Sepikul sebagai big wall dengan ketinggian yang mencapai lebih dari 100 meter. Sedangkan panjang lintasan yang pernah diukur mencapai hampir 500 meter hingga ke puncak.

“Namun, pengibaran bendera kali ini dilakukan pada pit 6 dan pit 7, karena di sanalah dinding tebing memiliki bentangan paling lebar,” imbuhnya.

Aksi pengibaran bendera raksasa ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap kemerdekaan, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi terhadap keindahan dan tantangan alam Indonesia yang begitu luar biasa.

“Kami berharap, potensi alam luar biasa di Desa Watuagung, Kecamatan Watulimo ini dapat menjadi perhatian dan panutan bagi penggiat panjat tebing lainnya,” pungkas Arif.(CIA)

Views: 3