Dibangun Sejak 1997, Bangunan SMPN 1 Suruh Nyaris Ambruk, Bahayakan Siswa dan Guru

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Bangunan ruang guru dan toilet di SMPN 1 Suruh, Trenggalek, Jawa Timur, dalam kondisi memprihatinkan dan nyaris ambruk. Hal ini membahayakan keselamatan siswa dan guru. Akibatnya, ruang guru harus dipindahkan ke aula. Sehingga ruang kerja guru menjadi satu dengan ruangan dengan ruang aktivitas olahraga tenis meja siswa.

Menurut Wakil Kepala Sekolah SMPN 1 Suruh, Maryoto, bangunan SMPN 1 Suruh yang mengalami kerusakan berat adalah ruang guru dan fasilitas kamar mandi serta WC. Ruang guru sudah tidak bisa dipakai dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) merekomendasikan agar ruang tersebut disegel.

“Artinya, ruangan sudah sangat tidak memungkinkan dan membahayakan,” ujar Maryoto.

Akibat kondisi ini, karena jumalh siswa bertambah dan semua ruang kelas sudah terpakai, beberapa bulan lalu ruang kerja guru sudah dievakuasi ke ruangan aula. Yakni, sejak sejak semester pertama tahun 2023. Namun, ruang yang dipindahkan ini juga berdampak pada kegiatan siswa.

“Aula yang biasanya digunakan untuk kegiatan olahraga, ekstrakurikuler, seni, dan ruang pertemuan kini tidak bisa digunakan lagi,” jelas Maryoto.

Kerangka atap bangunan sudah patah, plafon jebol, dan kayu dimakan rayap, menjadi alasan utama ruang guru harus dikosongkan dan dipindah. DIsisi lain, kondisi toilet juga memprihatinkan. Kamar mandi dan WC yang ada tidak bisa digunakan, sehingga jumlah fasilitas WC yang tersedia secara proporsional sudah tidak bisa menampung dan tidak layak lagi untuk jumlah murid yang ada.

“Saat ini, dari sekitar 400 siswa, hanya ada 10 toilet yang bisa digunakan, yang tentu tidak mencukupi dan menyebabkan banyak kendala,” kata Maryoto.

Sementara itu, proses renovasi sudah diajukan, namun finalisasi atau realisasinya belum pasti.

“Kemarin sudah diajukan proses renovasi, dan kemungkinan direkomendasikan oleh dinas tahun 2025. Jadi, finalisasinya juga belum pasti,” kata Maryoto.

SMPN 1 Suruh berdiri sejak tahun 1997 dan belum pernah mengalami perbaikan signifikan pada bagian atap bangunan. Kondisi ini sangat memprihatinkan dan perlu segera ditangani. Diperlukan langkah kongkret dari pihak terkait untuk merenovasi bangunan yang rusak demi keselamatan dan kelancaran proses belajar mengajar di SMPN 1 Suruh.

Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari pihak terkait untuk segera memperbaiki ruang guru dan toilet ini. Keselamatan siswa dan guru adalah prioritas utama,” pungkas Maryoto. (CIA)

Views: 4