Novita Hardini Usulkan Sistem Pengawasan Digital untuk Taman Green Park Trenggalek

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kritikan keras terhadap kondisi taman bermain anak di Trenggalek direspon Ketua Tim Penggerak PKK Trenggalek, Novita Hardini. Salah satunya kondisi Green Park yang sering dijadikan tempat asusila oleh oknum pengunjung. Untuk meningkatkan pengawasan, Novita mengusulkan penerapan sistem pengawasan digital.

Menyikapi kekhawatiran yang disuarakan oleh perwakilan forum anak Trenggalek terkait keamanan taman bermain anak, Novita Hardini menyampaikan usulan yang inovatif untuk meningkatkan pengawasan dan keamanan di tempat-tempat publik, termasuk taman bermain.

“Beberapa bulan lalu saya punya angan-angan dan selalu bilang ke Pak Bupati,” kata Novita. “Kira-kira Trenggalek bisa enggak ya buat sistem pengawasan berbasis digital gitu?”

Novita menjelaskan bahwa pembuatan sistem pengawasan digital dapat membantu memantau aktivitas di taman bermain anak dan mencegah tindakan asusila. Sistem ini melibatkan penggunaan CCTV yang dipantau secara digital dari pusat pengawasan, termasuk di sekolah-sekolah dan ruang-ruang publik seperti Green Park. Novita Hardini menekankan bahwa teknologi harus menjadi mitra manusia dalam menjaga keamanan.

“Kita kalau mengandalkan hanya human saja, seperti forkopimda, polisi, dan Dandim itu bisa, tapi enggak optimal,” kata Novita. “Manusia akan menjadi optimal kalau bisa berteman dengan teknologi.”

Novita Hardini juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi masyarakat, termasuk anak-anak, agar mereka dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak dan menghindari potensi kekerasan. Ia juga berharap dengan sistem pengawasan digital dan edukasi literasi digital, taman bermain anak di Trenggalek dapat menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi anak-anak.

“Hari ini kalau kita tidak mendidik diri kita untuk paham literasi digital maka kita nanti akan ketinggalan,” kata Novita. “Termasuk juga membiasakan anak-anak kita paham tentang digital, agar pertama ya tidak ada kekerasan. Kedua, kita bisa menjadikan digital itu teman kita.”

Novita berharap DPRD dan Bupati Trenggalek dapat mendukung penerapan sistem pengawasan digital di taman bermain anak.

“Sekiranya nanti DPRD Trenggalek mungkin bisa bersuara juga kalau misalnya di tahun 2024 atau 2025 kita mulai merencanakan dan menganggarkan.” Ujar Novita.

Diharapkan dengan adanya sistem pengawasan berbasis digital ini, taman bermain anak seperti Green Park akan menjadi lebih aman dan nyaman bagi anak-anak serta keluarga yang mengunjunginya. Penerapan teknologi di berbagai aspek pembangunan diharapkan juga akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di Trenggalek.(CIA)