TRENGGALEK, bioztv.id – Belum ada kepastian waktu pembukaan resmi, JLS Trenggalek-Tulungagung selalu ramai kunjungan. Pemerintah imbau pengunjung hati hati dan tidak perkir sembarangan dipinggir jalan. Disisi lain para pedagang juga diimbau agar tidak mendirikan bangunan permanen disepanjang jalur JLS. Jika membandel, maka akan ditertibkan.
Menurut keterangan Bupati Trenggalek, meski sampai saat ini belum ada kepastian kapan JLS Trenggalek-Tulungagung akan dibuka secara resmi, namun paling tidak pemerintah pusat cukup pengetian dengan moment. Contohnya, saat musim libur hari raya idul fitri kemarin, pemerintah pusat membuka JLS hingga akhir musim libur lebaran. Kemudian pada musim liburan sekolah, JLS juga kembali dibuka hingga berakhirnya musim liburan. Pembukaan JLS ini tentunya turut berdampak pada peningkatan kunjungan wisata di Kabupaten Trenggalek.
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tutut berpesan agar para pengunjung JLS Trenggalek-Tulungagung tetap berhati hati. Pasalnya, banyak pengunjung yang duduk duduk di tebing sisi JLS. Pihaknya mengimbau agar pengunjung tidak duduk dudduk hingga melewati pembatas jalan. Karena cukup curam dan berbahaya. Selain itu pengunjung yang parkir di pinggir jalan juga diimbau agar tidak berlama lama. Karena jika terlalu lama dikhawatirkan justru mengganggu arus lalu lintas, dan membahayakan pengendara yang lain.
Mas Ipin juga mengingatkan agar para pedagang yang jualan di sepanjang sisi JLS Trenggalek-Tulungagung tidak mendirikan bangunan permanen terlebih dahulu. Jika hanya jualan keliling menggunakan kendaran roda 2 masih diperbolehkan, namun jika sampai membuat bangunan permanen, maka nanti bisa ditertibkan oleh petugas.
Views: 59
















