1 Warganya Jadi Korban Bentrok Antar Pesilat DI Taiwan, Bupati Trenggalek Prihatin & Minta Maaf

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – 1 Warganya menjadi korban meninggal usai trelibat bentrok antar pesilat Indonesia di taiwan, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin alias Mas Ipin turut prihatin. Mas Ipin juga meminta maaf jika ada warganya yang terlibat dalam insiden tersebut. Pihaknya juga turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya korban.

Berdasarkan keterangan Bupati Trenggalek, selama ini pemerintah daerah bersama pihak terkait sudah berulang kali lakukan upaya preventif agar kericuhan antar pesilat tidak lagi terjadi. Diantaranya memfasilitasi para calon anggota baru perguruan diterima di Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek. Kemudian diberikan wawasan kebangsaan, hingga kerukunan.  Bupayi juga meminta agar tidak perlu terlalu membawa bawa primodialisme. Artinya, membawa bawa kelompok, kesukuan ke dalam masalah pribadi.

Lebih Lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, IKut organisasi atau kelompok apapun tidak ada kebanggan yang terhormat melebihi nyawa seseorang. Sehingga, Kehormatan itu bukan dilakukan dengan menghilangkan nyawa orang lain. Bentrok antar pesilat biasanya justru terjadi akibat gesekan pribadi. Karena pribadinya terganggu akhirnya wadul ke temannya, sehingga teman yang satu kelompok itu membentuk solidaritas hingga terjadi konflik antar kelompok.

Seperti dberitakan sebelumnya, Buntut bentrok antar anggota perguruan pencak silat asal Indonesia dI stasiun kereta api changhua taiwan, 1 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur Meninggal dunia. Saat ini kasus tersebut sudah ditangani Polisi Taiwan. Sedangkan jenazah Korban masih proses pemulangan ke Tanah air.

 

Views: 63