Upacara Adat Longkangan, Nelayan Munjungan Arak Tumpeng Raksasa Hingga Terjang Ombak

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Memasuki bulan selo dalam penanggalan jawa, nelayan di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek kembali gelar upacara adat longkangan. Tradisi ini digelar sebagai wujud syukur nelayan dan sebagai upaya melestarikan budaya kearifan lokal. Upacara adat ini sudah ada sejak 174 Tahun lalu, dan rutin digelar setiap tahun.

Upacara adat longkangan di Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur ini diawali dengan mengarak tumpeng raksasa dengan iringan dayang dayang putri serta rombongan berpakaian adat jawa. Arak arakan ini dimulai dari kantor Kecamatan Munjungan menuju Pantai Blado. Sesampainya di Panti Blado, tumpeng raksasa kemudian dilarung menuju tengah laut. Proses pelarungan tumpeng ini dilakukan menggunakan kapal motor nelayan.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara menyampaikan, Kegiatan upacara adat sepertihalnya longkangan ini menjadi bukti jika geliat ekonomi pariwisata pasca pandemi di Trenggalek sudah mulai bangkit. Tradisi longkangan ini sudah ada sejak 174 tahun lalu dan rutin digelar setahun sekali setiap bulan selo dalam penanggalan jawa.

Syah juga menambahkan, upacara adat longkangan ini adalah salah satu bentuk syukur dari masyarakat Munjungan atas hasil lautnya. Harapan kedepanya hasil lautnya juga bisa lebih melimpah lagi. Selan menjadi darana menjaga budaya, tradisi longkangan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga kelestarian alam. karena masyarakat Munjungan meyakini ketika menjaga lautnya maka mereka juga akan dijaga oleh laut.

Views: 38