TRENGGALEK, bioztv.id – Mulai bahas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Trennggalek Tahun 2021, Pansus 4 DPRD Trenggalek temukan 3 poin kejanggalan. Yakni terkait data capaian perekonomian, pendidikan, hingga data pertumbuhan angka pengangguran. Pansus 4 menilai ada ketidaksesuaian pada data data tersbeut.
Mengacu keterangan Ketua Pansus 4 DPRD Trenggalek, dari hasil pembahasan LKPJ Bupati 2021, pihaknya menemukan sejumlah kejanggalan. Beberapa diantaranya terkait data perekonomian yang mengalami pertumbuhan, tapi anehnya data kemiskinan justru meningkat. Hal ini dinilai tidak wajar, karena jika ekonomi tumbuh, seharusnya kemiskinan juga menurun. Disisi lain, untuk data capaian pendidikan, ssuai LKPJ 2021 indeks pembangunan manusia (IPM) mengalami kenaikan. Sementara itu pada tahun 2021 proses pendidikan hanya dilakukan secara daring akibat Covid-19. Sehingga, kenaikan IPM ini juga dinilai tidak wajar.
Lebih lanjut Kt=etua Pansus 4 DPRD Trenggalek, Sukarudin menyampaikan, Untuk data angka pengangguran pada LKPJ 2021 juga dinilai tidak wajar.Pasalnya, sesuai data tersebut angka pengnagguran mengalami penurunan, namun angka kemiskinan justru mengalami peningkatan. Seharusnya, jika angka pengangguran menurun, maka angka kemiskinan juga ikut menurun.
Sukarudin juga menambahkan, munculnya ketidakwajaran data ini pihaknya masih terus menggali penyebabnya. Meski sejumlah OPD menyebutkan hal ini akibat kesalahan proses survey, dan adanya kesalahan data dari pemerintah provinsi, namun pansus 4 masih akan terus mendalaminya.
Views: 60
















