DPRD Trenggalek Sebut Jika Satuan Harga (SSH) Tidak Sesuai Berpotensi Penyimpangan

oleh
oleh
DPRD Trenggalek Sebut Jika Satuan Harga (SSH) Tidak Sesuai Berpotensi Penyimpangan
DPRD Trenggalek Sebut Jika Satuan Harga (SSH) Tidak Sesuai Berpotensi Penyimpangan

TRENGGALEK, bioztv.id – Tekankan kesesuaian standart harga pada pengadaan barang dan jasa dengan kondisi terkini, Komisi 3 DPRD Trenggalek kembali evaluasi standart satuan harga (SSH). Pasalnya, jika harga satuan yang ditentukan tidak sesuai dengan harga dilapangan, maka pelaksanaannya juga berpotensi terjadi penyimpangan.

Mengacu keterangan salah satu anggota Komisi 3 DPRD Trenggalek, M.Hadi menyempaikan, berkaca dari tahun lalu, proses survey satuan harga beberapa janis barang tidak dilakukan langsung ke penyedianya. Akibatnya, harga yang ditetapkan juga dibawah harga pasaran. Ironisnya, kejadian pada tahun lalu tersebeut kembali terjadi pada tahun ini. Hadi meminta agar penentuan harga satuan dilakukan secara real sesuai yang ada dilapangan. Jika harga satuan barang tidak sesuai, sedangkan pekerjaan bisa terselesaikan, pihaknya meyakini disitu pasti ada penyimpangan.

Sementara itu Ketua Komisi 3 DPRD Trenggalek, Pranoto juga menjelaskan, beberapa barang yang penentuan harga dibawah pasaran antara lain harga pasir. Pasalnya, pasir didaerah dataran tinggi hanya dihargai 300.000 Rupiah, sementara itu untuk dipasaran harganya sekitar 400.000 Rupiah.

Seperti diberitakan sebelumnya, Survey penentuan standart satuan harga (SSH) keperluan pembangunan Insfrastruktur di Kabupaten Trenggalek dinilai salah tempat, Komisi 3 DPRD minta diulang. Pasalnya, sejumlah barang diketahui jika proses surveynya tidak dilakukan ke penyedia langsung. Akibatnya, nominal harga jauh dibawah harga pasaran.

Views: 81