Jawab PU Fraksi, Bupati Sebut Proporsi Pembangunan Pada R-APBD Trenggalek 2022 Lebih Optimis

oleh
oleh
Jawab pandangan umumfraksi fraksi terkait nota R-APBD Trenggalek tahun 2022, Bupati sebut sebagai proporsi pembangunan yang lebih optimis. Pasalnya, pada tahun tersebut belanja modal meningkat. Hal tersebut tak luput dari adanya pinjaman daerah yang menjadi salah satu pemicu peningkatan belanja modal.
Jawab pandangan umumfraksi fraksi terkait nota R-APBD Trenggalek tahun 2022, Bupati sebut sebagai proporsi pembangunan yang lebih optimis. Pasalnya, pada tahun tersebut belanja modal meningkat. Hal tersebut tak luput dari adanya pinjaman daerah yang menjadi salah satu pemicu peningkatan belanja modal.

TRENGGALEK, bioztv.id – Jawab pandangan umumfraksi fraksi terkait nota R-APBD Trenggalek tahun 2022, Bupati sebut sebagai proporsi pembangunan yang lebih optimis. Pasalnya, pada tahun tersebut belanja modal meningkat. Hal tersebut tak luput dari adanya pinjaman daerah yang menjadi salah satu pemicu peningkatan belanja modal.

Mengacu keterangan Bupati Trenggalek, secara umum pihaknya melihat R-APBD 2020 lebih optimis, pasalnya, sejumlah usulan pembangunan yang sempat terdampak refokusing anggaran pandemi Covid-19, pada tahun 2022 mendatang akan mulai terealisasi, khususnya untuk beberpa ruas jalan dan jembatan yang saat ini kondisinya sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.

Lebih lanjut Bupati Trenggalek menyampaikan, APBD Trenggalek Tahun 2022, diproyeksikan sebesar  2,054 Triliun, Nantinya pada belanja daerah terdapat peningkatan sebesar 1,05 % yang bersumber dari perubahan Perubahan APBD tahun 2021.  Artinya, pada tahun 2022 mendatang Pemerintah Kabupaten Trenggalek akan banyak melakukan proyek infrastruktur.

Bupati juga menambahkan, sesuai R-APBD 2022, belanja modal  sekitar 433 Miliar Rupiah atau naik sekitar  138 Miliar rupiah. Kenaikan ini ditunjang dari pendapatan yang bersumber dari DAK fisik yang naik sekitar 40 miliar Rupiah yang bersumber dari pada tahun sebelumnya, dan pengalokasian pinjaman daerah dari program pemulihan enonimi nasional (PEN).

Views: 0