Beranda Business Harga Cabe Lokal Di Trenggalek Meroket, Emak Emak Ganti Serbu Cabe Import...

Harga Cabe Lokal Di Trenggalek Meroket, Emak Emak Ganti Serbu Cabe Import Kering

317

TRENGGALEK, bioztv.id – Awal tahun 2021 harga cabe lokal di pasar Tradisional Kabupaten Trengalek merangkak naik, sejumlah warga memilih beralih ke cabe impor kering yang harganya lebih murah. Selain itu, untuk menyiasati lonjakan harga ini, tak jarang ibu ibu rumah tangga memilih untuk mengurangi jumlah pembelian dari biasanya.

Sejak harga cabai lokal di atas rp 80 ribu per kg di Pasar Basah Kabupaten Trenggalek, banyak pelanggan terutama pedagang makanan  memilih pembeli Cabai Impor yang harganya lebih murah, permintaan cabai lokal untuk Wilayah Trenggalek kini mengalami penurunan karena hingga kini harga cabe kecil masih di angka 85 ribu perkilogram. 

Salah satu pedagang di Pasar Basah Trenggalek, Siti Fatimah menyampaikan, selama terjadi lonjakan harga cabe, pihaknya memilih membeli cabe baik impor maupun lokal sedikit-sedikit. Jika mengambil stok banyak dikhawatirkan sewaktu waktu harga cabai lokal kembali normal . Harga cabai china memang relatif lebih murah jika di bandingkan dengan Cabe Lokal,  harga Cabai Impor dijual seharga rp 75 ribu per kgkilogram Sementara harga cabai lokal masih di kisaran 85 ribu per kilogram dan harganyapun setiap hari berubah ubah

Siti juga menambahkan, Cabe impor banyak di minati para pemilik warung, selain lebih murah, bila diblender dibikin sambal juga awet tidak gampang basi dan lebih pedas namun kalau ibu-ibu rumah tangga malah jarang yang beli. Cabai import ini bentuknya hampir menyerupai cabai merah besar,  namun lebih pendek ukurannya. Karena sudah kering,  untuk mengolahnya butuh penanganan ekstra. Cabai digodok sampai mendidih,  dikeringkan baru diblender. Biasanya para pedagang makanan masih menambah cabai lokal dengan komposisi tiga cabai import dibanding satu cabai lokal untuk sambel dagangan mereka.