Beranda NEWS MOMENT KPU Akui Partisipasi Pemilih Pilkada Trenggalek Tahun 2020 Turun & Tidak Memenuhi...

KPU Akui Partisipasi Pemilih Pilkada Trenggalek Tahun 2020 Turun & Tidak Memenuhi Target

671

TRENGGALEK, bioztv.id – Pilkada Trenggalek tahun 2020, KPU akui ada penurunan partisipasi pemilih dari Pilkada pada tahun sebelumnya, akibatnya, target partisipasi yang ditentukan pada tahun ini tidak bisa tercapai. Diduga ada banyak fakor yang menyebabkan penurunan tingkat kehadiran masyarakat ini, salah satunya dampak dari Pandemi.

Mengacu keterangan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek, Proses Pilkada Trenggalek sudah dilakukan pada 9 Desember kemarin dan sudah dilakukan rekapitulasi hingga tingkat Kecamatan. Namun untuk rekapitulasi tingkat kabupaten masih akan dilakukan pada 14 Desemebr mendatang. Dari hasil hitung cepat dan rekapitulasi sementara ini, diketahui bahwa tingkat kehadiran masyarakat mencapai 67,52%. Sementara itu pada Pilakda tahun sebelumnya tingkat partisipasi pemilih mencapai 76,82%. Artinya pada tahun ini mengalami penurunan sebesar 0,31%.

Lebih lanjut Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Trenggalek Gembong Derita Hadi menyampaikan, ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan tingkat partisipasi pemilih ini, ia mencontohkan, saat ini banyak warga yang ada di luar Negerri maupun luar kota, Meski pada hari H Pilkada yang bersnagkutan tidak bisa pulang, tapi tetap dicatat dalam DPT. Sehingga pencatatan tersebut akan menambah tingkat ketidak hadiran masyarakat ke tempat pemungutan suara (TPS).

Perlu diketahui bahwa, Pilkada Trenggalek tahun 2020 ini diikuti dua pasangan calon (Paslon), Paslon Nomor urut 1 adalah ALfan Rianto dan Zaenal Fanani, Sedangkan paslon nomor urut 2 adalah Mochamad Nur Arifin dan Syah Mohamad Natanegara. Mengacu hasil hitung cepat, pada Pilkada tahun 2020 ini Palson nomor urut 1 mendapat perolehan suara sebesar 30% lebih, Sedangkan paslon nomo urut 2 mendapat perolehan suara sebesar 68% lebih.