Beranda NEWS KRIMINAL Gagal Seludupkan 38.200 Ekor Baby Lobster, Warga Munjungan & Panggul Diamankan

Gagal Seludupkan 38.200 Ekor Baby Lobster, Warga Munjungan & Panggul Diamankan

347

TRENGGALEK, bioztv.id – Kembali selundupkan ribuan baby lobster atau benur, warga asal Kecamatan Munjungan, dan Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur diamankan petugas. Salah satu dari mereka diketahui sebagai pemain lama, dan pernah diamankan petugas di Sidoarjo dengan kasus yang sama.

Kasus penyelundupan baby lobster di Kabupaten Trenggalek diketahui terjadi pada 17 September kemarin, berawal saat tersangka JA warga Desa Bendoroto, Kecamatan Munjungan, membeli ribuan benur atau baby lobster dari para nelayan di wilayah Munjungan, lalu menjualnya ke penampung berinisial SU di wilayah Panggul, Trenggalek. Namun Saat mengangkut ribuan baby lobster itu tanpa disertai surat keterangan asal benih (SKAB).

Sementara itu KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang tertera dalam surat keterangan juga tidak sesuai dengan asal pengambilan benih (di tingkat nelayan).

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring, menyampaikan, dua pelaku berinisial JA dan AB ini ditangkap karena telah melanggar peraturan Menteri Kelautan Nomor 12 Tahun 2020. Yaitu mengangkut benur tanpa kelengkapan SKAB. Dari hasil penangkapan ini petugas nerhasil mengamankan sebanyak 38.200 ekor Baby Lobster jenis pasir dan mutiara.

Doni Satria juga menambahkan,  Tersangka JA diketahui pernah terjerat kasus perdagangan baby lobster ilegal dan ditangkap aparat kepolisian di Sidoarjo pada tahun 2016 lalu, dan dihukum selama 60 hari kurungan.

Untuk sanksi terhadap kedua pelaku penyelundupan benur ini, pihaknya akan bekerjasama dengan PSDKP (Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan), dengan sanksi administrasi.