Beranda NEWS MOMENT Matangkan Pariwisata New Normal, Disparbud Trenggalek Dorong Kesiapan Pengelola Destinasi

Matangkan Pariwisata New Normal, Disparbud Trenggalek Dorong Kesiapan Pengelola Destinasi

462

TRENGGALEK, bioztv.id – Matangkan persiapan Pariwisata New Normal, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Trenggalek mulai sosialisasikan ke sejumlah pengelola destinasi wisata. Diharapkan para pengelola destinasi ini segera mempersiapkan pengelolaan pariwisata yang sesuai dengan protokol tatanan baru.

Sedikitnya sudah ada 29 pengelola destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek yang saat ini sudah berkembang, dan sudah mengikuti sosialisasi implementasi penerapan Pariwisata New Normal di DIsparbud Trenggalek. Puluhan pengelola destinasi wisata  tersebut tersebar di 14 Kecamatan. Sosialisai ini merupakan tindak lanjut dari simulasi pariwisata new normal yang sudah dilakukan di Pantai Prigi pada beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek, Sunyoto menyampaikan, dalam waktu dekat destinasi wisata sudah bisa kembali dibuka, namun ada beebrapa ketentuan yang harus dipenuhi, sehingga pengelola harus siap dalam segala hal, baik siap dari segi Fasilitas, SDM, hingga implementasi penerapan protokol Pariwisata New Normal. Nantinya, DIsparbud juga akan melakukan serifikasi terhadap sejumlah destinasi wisata maupun rumah makan, yang sudah mematuhi protokol kesehatan New Normal.

Sementara itu Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin juga menjelaskan, Kabupaten Trenggalek mempunyai keunggulan komparatif jika dibanding dnegan daerah lain, pasalnya, saat ini Kabupaten Trenggalek sudah amsuk zona kuning. Sehingga untuk pariwisata tingkat lokal dinilai sudah bisa dibuka. Sementara itu untuk kunjungan parwisata dari luar kota nantinya harus berbasis pesanan, yaitu pengunjung harus order secara online terlebih dahulu, kemudian pengelola destinasi mempersiapkan protokolernya secara khusus.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Trenggalek juga menambahkan, untuk menindaklanjuti sosialisasi implementasi penerapan Pariwisata New Normal ini, dalam waktu dekat pihaknya juga akan melakukan survey langsung kelapangan untuk memastikan kesiapan sejumlah destinasi wisata. Dalam hal ini, Dinas Pariwisata juga akan menggandeng tim gugus tugas untuk memastikan apakan protokol kesehatan yang diterapkan di destinasi wisata tersebut sudah layak atau belum. Jika dinyatakan sudah layak, maka Destinasi wisata tersebut bisa kembali dibuka.