TRENGGALEK, bioztv.id – Fraksi Pembangunan Amanat Rakyat Indonesia (PARI) DPRD Kabupaten Trenggalek menilai anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Trenggalek masih monoton dan belum ada inovasi yang menonjol. Sehingga APBD tersebut terkesan hanyalah formalitas untuk pemenuhan suatu syarat saja.
Menurut keterangan salah satu anggota Fraksi PARI DPRD Trenggalek, APBD seharusnya menjadi implementasi dari kebutuhan masyarakat, namun yang terjadi saat ini hanyalah suatu formalitas untuk pemenuhan suatu syarat saja. Akibatnya, dari tahun ke tahun pengelolaannya hanya sebatas rutinitas yang kembali diulang.
Lebih lanjut salah satu anggota fraksi PARI, Mochamad Husni Tahir Hamid menyampiakan, Pihaknya berharap agar pengelolaan APBD berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas, bukan hanya sekedar mengacu pada keinginan belaka.
Husni juga menerangkan, pihaknya berharap agar kedapannya ada inovasi dalam pengelolaan APBD Trenggalek tersebut. Sehingga APBD bisa berpihak kepada rakyat, dan rakyat bisa benar benar tercukupi dari berbagai pelayanan yang diberikan oleh pemerintah.
Views: 0

















