Rahasia Sukses Ternak Udang Dengan Sistem Intensif BIO Teknologi Berbasis Herbal

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Kondisi cuaca akhir akhir ini sering dikeluhkan sebagaian besar peternak udang, tak sedikit mereka justru gulung tikar karena gagal panen. Namun, peternak udang air payau yang ada di kawasan Pantai Prigi justru mampu meningkatkan omsetnya dengan sistem BIO Teknologi Berbasis Herbal. Seperti apakah sistem tersebut ?, Yuk intip liputannya berikut ini.

Ternak udang air payau dengan sistem super intensif bio teknologi berbasis herbal ini dilakukan dengan menggunakan formula khusus yang diracik dari puluhan jenis bahan bahan herbal nusantara. Dengan sistem ini tambak udang tidak menggunakan anti biotik ataupun bahan kimia sama sekali, baik mulai persiapan tabur benih, perawatan hingga masa panan hanya memanfatkan formula herbal tersebut yang dicampur pada makanan udang dan air tambak.

Penemu standart operasional (SOP) ternak udang dengan sistem super intensif bio teknologi berbasis herbal, Sublandri menerangkan, formula dan SOP ternak udang ini ia ciptakan sendiri berdasarkan pengalaman dan penelitian yang dilakukannya sendiri sejak belasan tahun silam. Melalui sistem ini terbukti mampu menghemat biaya operasional dan justru meningkatkan hasil panen.

Salah satu perbedaan dari ternak udang dengan sistem bio tekhnologi berbasis herbal dengan ternak udang pada umumny adalah tidak bermain plankton, pasalnya, Plankton yang terlalu benayk justru tidak bagus terhadap terhadap kondisi udang, bahkan, jika mengalami drop bisa mematikan udang dalam waktu yang cukup singkat. Selain itu, jika bermain plankton juga membutuhkan kincir yang lebih besar, sedangkan jika menggunakan sistem bio tekhnologi berbasis herbal ini tidak memerlukan kincir yang banyak, dan mampu menghemat anggaran kincir hingga 50 %.

Beberapa keuntungan lain dari sistem bio tekhnologi berbasis herbal ini adalah bisa membuat masa panen lebih cepat, pasalnya, jika menggunakan sistem ternak udang pada umumnya, dalam satu tahun hanya mampu panen 3 kali saja, sedangkan jika menerapkan sistem bio tekhnologi ini masa panen dalam satu tahun bisa mencapai 4 hingga 5 kali. Selain itu kualitas udang juga lebih padat dan berbobot, sehingga hasil panen juga lebih besar.

Ternak udang vannamei dengan sistem super intensif bio teknologi berbasis herbal ini ternyata juga bisa diterapkan diberbagai daerah, bahkan didaerah yang tercemar sekalipun. Dengan sistem ini bisa membuat udang menjadi tahan terhadap perubahan cuaca hingga serangat penyakit yang sudah umum terjadi di tambak udang. Hal ini terbukti dari banyaknya peternak udang prosefional yang mengadopsi ternak udang di Instalasi Budidaya Air Payau (IBAP), yang ada di kawasan Pantai Prigi Kabupaten Trenggalek ini.

Views: 10