TRENGGALEK, bioztv.id – Truk muatan pasir yang di rampas di selatan terminal Durenan Kabupaten Trenggalek oleh komplotan begal luar kota ternyata dijual terpisah olah pelaku. Barang bukti Truk tersebut diketahui diterima oleh salah satu penadah yang ada di daerah Probolinggo Jawa Timur.
Berdasarkan keterangan Kapolres Trenggalek, Barang bukti Truk hasil pembegalan di Kecamatan DUrenan Kabupaten pada 31 Juli kemarin dilarikan oleh pelaku ke daerah Probolinggo dan diterima oleh salah satu penadah yang ada disana. Selanjutnya Truk tersebut di kanibal dan dijual terpisah oleh pelaku seharga 30 Juta rupiah.
Lebih lanjut Kapolres Trenggalek, AKBP.Didit Bambang Wibowo menjelaskan, Dari hasil penjualan truk tersebut tidak dibagi rata oleh pelaku, penerima uang terbesar adalah tersangka Sumarno, warga Demak mendapatkan uang sebesar 20 juta, sedangkan dua tersangka lain atas nama Heru Susanto warga Kalimantan Tengah, da Adit Lutfi, warga Palembang, Sumatera Selatan, masing masing hanya mendapatkan uang sebesar 5 juta rupiah.
Sebelumnya diketahui bahwa, Kasus pembegalan dan penyekapan sopir truk ini terjadi pada 31 Juli kemarin, Berawal saat korban Mohamad Erik Rikiawan, warga Ngronggo Kabupaten Kediri menawarkan jasa penyewaan truk melalui akun media social Facebook miliknya, kemudian pelaku memesan pasir ke Korban untuk dibawa ke Durenan Trenggalek. Sesampainya dilokasi pelaku langsung ditodong menggunakan senjata air gun dan disekap. Beruntung korban bisa meloloskan diri dengan cara lompat dari mobil saat sampai di daerah Sragen Jawa Tengah.
Views: 1
















