Kilas Balik Duka Trenggalek Menginjak Usia Ke-824, Dari Dugaan Korupsi, Bencana Hingga Kobaran Api

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Menjelang usia ke 824 Tahun, Kabupaten Trenggalek mengalami beberapa kejadian yang menggemparkan publik, mulai pengungkapan dugaan kasus korupsi, bencana alam, konflik sosial, hingga kejadian kebakaran di beberapa titik dalam waktu yang berdekatan.

Beberapa kejadian menggemparkan publik yang terjadi menjelang hari jadi Kabupaten Trenggalek tersebut diantaranya yaitu, adanya penggeledahan kantor DPRD Kabupaten Trenggalek oleh tim khusus kejaksaan, untuk mencari beberapa dokumen terkait proses penyertaan modal Kabupaten Trenggalek, yang diduga bermasalah.

Kejadaian kedua yang menggemparkan publik di Trenggalek yaitu adanya konflik antara anggota perguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Trenggalek. Akibat konflik tersebut beberapa rumah warga mengalami kerusakan karena menjadi sasaran amukan anggota perguruan. Selain itu akibat konflik tersebut beebrapa kegiatan PHBN di Kecamatan Gandusari sempat digagalkan, dan diganti dilain waktu.

Kejadian ketiga yang menggemparkan publik menjelang hari jadi pada bulan agustus tahun ini adalah terus meluasnya bencana kekeringan di kabupaten Trenggalek, meski kekeringan disejumlah daerah ini hampir menjadi rutinitas dalam setiap tahunnya, namun hingga saat ini belum ada solusi yang permanen untuk membebaskan mereka dari kekeringan.

Kejadian keempat yang menggemparkan publik menjelang hari jadi Trenggalek ke 824 adalah terjadinya musibah bencana longsor di jalan nasional jalur utama Trenggalek-Ponorogo saat musim kemarau. Akibat kejadian tersebut lalu lintas sering terganggu. Kejadian longsor ini bahkan masih sering terjadi hingga awal bulan September tahun ini.

Sedangkan kejadian kelima yang menggemparkan publik di Trenggalek adalah, terjadianya kebakaran di pasar pon yang menghanguskan seluruh lapak dan barang barang milik pedagang, akibat kejadian ini aktivitas di pasar lumpuh total, sedangkan kerugian yang diderita pedagang mencapai miliaran rupiah. Akibat duka yang cukup mendalam ini, pemerintah daerah akhirnya meniadakan rutinitas pesta kembang api pada puncak perayaan hari jadi ke 824.

Views: 0