TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Trenggalek memperbarui data warga yang mengalami keluhan usai menghadiri hajatan aqiqah di Desa Kedunglurah, Kecamatan Pogalan. Hingga Kamis (8/10/2026), petugas telah memeriksa dan menangani 69 warga.
Tim medis menemukan tambahan warga setelah memperluas penyisiran ke berbagai fasilitas kesehatan. Petugas juga memeriksa langsung warga di sekitar lokasi hajatan.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Trenggalek, Andiek Muarifin, menjelaskan penelusuran bermula dari laporan Puskesmas Pule pada Rabu (7/10/2026) sore. Dinkes kemudian meminta seluruh puskesmas jajaran mendata pasien dengan gejala serupa.
Puskesmas Pogalan mencatat penanganan terbanyak dengan total 52 warga. Jumlah tersebut terdiri atas 51 pasien rawat jalan dan satu pasien rawat inap.
Puskesmas Pule menangani 10 pasien, sedangkan Puskesmas Suruh menangani lima pasien rawat inap. Dua warga lainnya menjalani pengobatan di klinik swasta.
“Jumlah total yang diperiksa dan ditangani mencapai 69 orang. Mayoritas mengeluhkan diare, nyeri perut, lemas, hingga pusing,” terang Andiek.
Penyisiran Lapangan dan Daftar Menu Hidangan
Petugas gabungan dari Dinkes, Puskesmas Pogalan, Babinsa, BKTM, serta perangkat Desa Kedunglurah mendatangi lokasi hajatan pada Kamis (8/10/2026).
Tim medis memberikan pelayanan kesehatan dan menggali keterangan terkait proses pengolahan makanan. Petugas juga mendata berbagai menu yang tersaji dalam hajatan tersebut.
Berdasarkan hasil penelusuran, tuan rumah menyajikan nasi putih, sambal goreng, serta olahan jeroan ayam, tempe, dan buncis. Hidangan tersebut juga dilengkapi camilan mendut ketela dan pisang goreng.
Tuan rumah memasak sejumlah hidangan dengan bantuan juru masak dari luar. Petugas masih menelusuri seluruh informasi terkait pengolahan makanan tersebut.
Dinkes Belum Tetapkan Status Keracunan Makanan
Meski puluhan warga mengalami gejala klinis serupa, Dinkes Trenggalek belum menetapkan insiden tersebut sebagai kasus keracunan makanan massal.
Dinkes masih memantau kondisi warga dan menunggu hasil analisis medis secara komprehensif. Petugas juga menyiagakan posko kesehatan di Puskesmas Pogalan untuk mengantisipasi pasien susulan.
“Data ini masih dinamis dan belum final. Kami terus memantau perkembangan kondisi warga serta laporan dari seluruh fasilitas kesehatan,” pungkas Andiek.(CIA)
Views: 37

















