Evakuasi Truk Ikan Masuk Jurang di Watulimo Butuh 5 Jam, Jalan Prigi-Bandung Sempat Buka Tutup

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idTim gabungan berjibaku mengevakuasi truk bermuatan ikan yang terguling di Tanjakan Ngrepeh, Desa Slawe, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. Petugas menghabiskan waktu sekitar lima jam untuk mengangkat kendaraan yang terperosok ke jurang sedalam lima meter. Selama proses evakuasi berlangsung, polisi menerapkan sistem buka-tutup arus lalu lintas agar kemacetan di jalur utama menuju Pantai Prigi tidak semakin panjang.

“Medan yang curam dan posisi truk yang tersangkut pohon besar di dasar jurang menjadi penghambat utama kerja tim di lapangan,” ujar Kanit Lantas Polsek Watulimo, Ipda Agus Nurhadi, Jumat (17/7/2026).

Tim memulai proses evakuasi sekitar pukul 13.00 WIB dan menyelesaikannya pada pukul 18.00 WIB. Selain menghadapi medan yang sulit, petugas juga harus menunggu mobil derek dengan kapasitas yang sesuai untuk mengangkat truk tersebut.

“Alhamdulillah, tim akhirnya berhasil menyelesaikan proses evakuasi sebelum malam tiba. Kendala terbesar kami memang posisi truk yang terjepit pepohonan di dasar jurang,” tambah Agus.

Derek Kecil Tak Mampu Angkat Truk

Agus menjelaskan, tim evakuasi lebih dulu mendatangkan satu unit mobil derek ke lokasi sekitar pukul 13.40 WIB. Namun, derek tersebut tidak mampu mengangkat truk karena kapasitasnya terlalu kecil.

Petugas kemudian segera menghubungi armada lain dan mendatangkan kendaraan towing berkapasitas lebih besar sekitar satu jam kemudian. Meski begitu, tim tetap harus menarik truk secara bertahap karena bodi kendaraan beberapa kali tersangkut dahan pohon.

Selama proses itu berlangsung, polisi bersama warga tiga kali menghentikan penarikan truk untuk memberi kesempatan antrean kendaraan melintas di Jalan Raya Bandung–Prigi.

“Kami menerapkan sistem buka-tutup jalan secara dinamis. Saat antrean kendaraan mulai mengular, kami menghentikan sementara proses evakuasi. Setelah arus kembali lancar, kami melanjutkan penarikan truk,” jelas Agus.

Truk Kehilangan Tenaga Saat Menanjak

Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah kecelakaan tunggal yang melibatkan truk bernomor polisi G 9771 DC pada Kamis malam (16/7/2026). Saat itu, Mohammad Yusuf (38), sopir asal Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, mengemudikan truk bermuatan ikan segar dari Pelabuhan Prigi menuju Surabaya.

Saat melintasi tanjakan curam di kawasan Ngrepeh, mesin truk diduga kehilangan tenaga. Kendaraan kemudian meluncur mundur tanpa kendali sebelum akhirnya masuk ke jurang sedalam sekitar lima meter.

“Truk yang membawa muatan penuh ikan gagal menanjak, lalu meluncur mundur hingga masuk ke jurang,” terang Agus.

Sopir Selamat, Polisi Ingatkan Bahaya Jalur Watulimo

Benturan keras merusak bagian bak belakang dan memecahkan kaca depan truk. Meski demikian, Yusuf selamat tanpa mengalami luka.

Agus mengatakan sopir tersebut sudah beberapa kali melintasi jalur Watulimo untuk mengangkut ikan dari Pelabuhan Prigi sehingga cukup mengenal karakter jalan.

“Pengemudi sudah hafal jalur ini karena sudah beberapa kali mengambil muatan ikan di Prigi,” katanya.

Peristiwa tersebut kembali mengingatkan para pengguna jalan akan tingginya risiko kecelakaan di jalur menuju Pantai Prigi yang memiliki tanjakan panjang dan tikungan tajam.

Karena itu, polisi mengimbau seluruh pengemudi, terutama sopir kendaraan angkutan barang, agar memeriksa kondisi mesin, sistem pengereman, dan kendaraan secara menyeluruh sebelum melintasi jalur Watulimo.

“Kami mengimbau seluruh pengendara yang menuju Pantai Prigi maupun Kecamatan Watulimo agar meningkatkan kewaspadaan. Jalur ini memiliki tanjakan dan turunan yang ekstrem sehingga kendaraan harus benar-benar dalam kondisi prima,” pungkas Agus.(CIA)

Views: 42