Tiga Mobil Dinas di Trenggalek Lampaui Ambang Emisi, DLH Ingatkan Disiplin Rawat Kendaraan

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idDinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Trenggalek menggelar uji emisi massal terhadap ratusan kendaraan dinas milik Organisasi Perangkat Daerah (OPD), 24/6/2026. Dari hasil pemeriksaan sementara, petugas menemukan tiga kendaraan pelat merah yang menghasilkan emisi gas buang di atas ambang batas yang pemerintah tetapkan.

Temuan tersebut muncul saat Pemerintah Kabupaten Trenggalek terus mendorong penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Melalui langkah ini, pemerintah daerah berupaya menekan pencemaran udara yang bersumber dari sektor transportasi.

Sejak pagi, para pengelola kendaraan dinas mengantre untuk mengikuti pemeriksaan. DLH menargetkan pemeriksaan terhadap sekitar 250 kendaraan, baik milik instansi pemerintah maupun kendaraan masyarakat umum, dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup.

Pengendali Dampak Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Trenggalek, Zainul Muttaqin, mengapresiasi partisipasi OPD yang aktif mendukung kegiatan tersebut. Sebelumnya, DLH telah mengirim surat kepada 25 OPD agar masing-masing mengikutsertakan lima unit sepeda motor dan dua unit mobil operasional dalam uji emisi.

“Agenda hari ini berjalan lancar dan teman-teman OPD menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Kami menyurati 25 dinas di Trenggalek agar mengirimkan lima unit motor dan dua unit mobil operasional dinas untuk menjalani uji emisi,” ujar Zainul Muttaqin.

Tim teknis menggelar pemeriksaan ini untuk memastikan kendaraan operasional yang setiap hari melintas di jalan raya tetap memenuhi baku mutu emisi gas buang.

Meski menemukan beberapa kendaraan dengan emisi di atas ambang batas, sebagian besar kendaraan dinas berhasil memenuhi standar yang berlaku.

“Dari ratusan kendaraan yang sudah menyelesaikan uji emisi, sebanyak 99 persen di antaranya lolos sensor semua,” imbuhnya.

Perawatan Rutin Jadi Faktor Penentu

Petugas menggunakan alat khusus untuk mengukur kadar karbon monoksida (CO) dan hidrokarbon (HC) pada kendaraan berbahan bakar bensin. Sementara itu, petugas mengukur tingkat kepekatan asap pada kendaraan berbahan bakar diesel.

“Kami menguji kadar karbon monoksida dan hidrokarbon pada kendaraan bensin. Untuk kendaraan diesel, kami mengukur kadar emisi sekaligus tingkat kepekatan asap yang keluar dari knalpot,” jelas Zainul.

Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Trenggalek, Hendra Sanggara, menjelaskan bahwa tim mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 8 Tahun 2023 dalam menentukan standar kelulusan uji emisi.

Menurut Hendra, pemilik kendaraan memegang peran penting dalam menjaga kualitas emisi kendaraan melalui perawatan berkala.

“Rutinitas perawatan kendaraan sangat menentukan hasil uji emisi. Kendaraan yang rutin menjalani servis berkala biasanya menghasilkan emisi yang lebih baik dibanding kendaraan yang jarang dirawat,” tegas Hendra.

Hingga siang hari, tim telah memeriksa sekitar 200 kendaraan yang terdiri dari 150 sepeda motor dan 50 mobil. Pada kelompok kendaraan diesel, petugas menemukan variasi hasil emisi yang cukup lebar, mulai dari yang sangat rendah hingga yang melampaui batas aman.

DLH Bagikan Bibit Durian dan Alpukat

Selain menggelar uji emisi, DLH juga membagikan bibit durian musang king dan alpukat kepada 50 peserta pertama. DLH menjadikan kegiatan tersebut sebagai bagian dari kampanye penyerapan karbon.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DLH Trenggalek, Ariyoga Widyasetyo Wahono, menjelaskan bahwa pembagian bibit pohon tersebut menjadi simbol gerakan penghijauan sekaligus upaya mengimbangi emisi karbon dari kendaraan.

“Kami memilih bibit pohon yang berkualitas tinggi. Bibit ini menjadi bentuk kompensasi atas karbon yang dihasilkan kendaraan sekaligus berfungsi sebagai penyerap karbon alami di masa depan,” kata Ariyoga.

Ariyoga menegaskan bahwa DLH tidak semata-mata mencari kendaraan yang gagal memenuhi standar emisi. Melalui kegiatan ini, DLH ingin meningkatkan kesadaran masyarakat dan instansi pemerintah tentang pentingnya menjaga kualitas udara.

DLH berharap instansi pemerintah maupun masyarakat dapat terus melakukan uji emisi dan perawatan kendaraan secara berkala. Dengan langkah tersebut, Trenggalek dapat menekan emisi kendaraan dan menjaga kualitas udara tetap sehat bagi masyarakat.(CIA)

Views: 4