Stok LPG dan BBM di Trenggalek Jelang Lebaran, Mas Ipin Waspadai Dampak Konflik Timur Tengah

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bergerak cepat memastikan pasokan energi dan kebutuhan pokok tetap stabil menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain menghadapi lonjakan permintaan rutin saat hari raya, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin juga mewaspadai dampak memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi distribusi energi nasional.

Mas Ipin menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau ketersediaan LPG dan bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga kenyamanan masyarakat selama masa mudik dan perayaan Lebaran.

Koordinasi dengan Pertamina, Pasokan LPG Tetap Aman

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi saat Lebaran, Pemkab Trenggalek menjalin komunikasi intensif dengan PT Pertamina (Persero) terkait distribusi LPG di wilayah Trenggalek.

Mas Ipin mengatakan dinas terkait sudah berkoordinasi langsung dengan pihak penyedia energi agar distribusi LPG tetap berjalan lancar.

“Dinas terkait sudah berkomunikasi dengan Pertamina untuk memastikan distribusi LPG di Trenggalek tetap lancar. Kami ingin kebutuhan masyarakat terpenuhi tanpa kendala stok di lapangan,” ujar Mas Ipin saat memimpin rapat koordinasi di Trenggalek.

Pemkab Pantau Fluktuasi Harga Pangan

Selain memastikan pasokan energi, Pemkab Trenggalek juga memantau pergerakan harga bahan pangan di pasar. Menjelang Lebaran, beberapa komoditas mulai mengalami kenaikan harga akibat meningkatnya permintaan.

Mas Ipin menyebut harga sejumlah bahan pangan masih relatif stabil, meski beberapa komoditas seperti cabai dan bawang merah mulai naik.

“Secara umum harga pangan relatif stabil, namun ada kenaikan pada komoditas tertentu seperti cabai dan bawang merah. Kami terus mengawal jalur distribusi agar inflasi daerah tetap terkendali,” jelasnya.

Antisipasi Dampak Geopolitik dan Ancaman Kekeringan

Pemkab Trenggalek juga menyiapkan strategi menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Mas Ipin menginstruksikan jajarannya untuk merespons perkembangan geopolitik internasional yang dapat berdampak pada perekonomian daerah.

Selain energi, pemerintah daerah juga mengantisipasi potensi musim kemarau panjang yang dapat memengaruhi sektor pertanian.

“Kami belajar dari pengalaman tahun 2024, ketika 13 dari 14 kecamatan di Trenggalek terdampak kekeringan hebat. Tahun ini kami sudah menyiapkan strategi penggunaan air dan menentukan jenis tanaman yang tepat agar produksi pertanian tidak terganggu,” tegas Mas Ipin.

Pemkab Siapkan Infrastruktur Mudik Lebaran

Menutup arahannya, Mas Ipin juga membahas kesiapan infrastruktur transportasi untuk menyambut arus mudik Lebaran. Pemerintah daerah mulai mengecek kondisi jalan serta kesiapan fasilitas transportasi di sejumlah titik.

Pemkab Trenggalek berharap langkah antisipatif tersebut mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama perayaan Idul Fitri.(CIA)

Views: 46