TRENGGALEK, bioztv.id – Ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama (NU) berkumpul merayakan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2024 dalam sebuah pawai ta’aruf yang digelar di Trenggalek.
Kegiatan yang digelar pada Minggu,(3/11) ini diikuti oleh berbagai jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Trenggalek, mulai dari tingkat cabang hingga ranting, serta seluruh badan otonom (Banom) NU, seperti Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam), yang turut memeriahkan acara tersebut.
Murkam, Ketua Lakpesdam PCNU Trenggalek, yang sekaligus wakil ketua komisi II DPRD Trenggalek menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan PCNU Trenggalek menyelenggarakan pawai yang penuh semangat kebersamaan ini.
Kegiatan pawai ini merupakan rangkaian kegiatan hari santri yang diikuti oleh seluruh Majlis Wakil cabang (MWC) NU se-Trenggalek dan lembaga pendidikan serta pondok pesantren.
“Saya sangat mengapresiasi langkah PCNU Trenggalek dalam memeriahkan Hari Santri tahun ini. Pawai ini tidak hanya menjadi simbol kebersamaan, tetapi juga ajang untuk meningkatkan khidmat kita terhadap NU dan masyarakat,” ungkap Murkam.
Pawai yang dimulai dari depan Gedung DPRD Trenggalek ini, diawali dengan barisan pasukan pengibar bendera Merah Putih, bendera NU, serta bendera dari setiap Banom NU. Peserta yang sebagian besar mengenakan kostum santri, yaitu sarung dan kopiah untuk laki-laki, serta busana muslim bagi perempuan, berjalan rapi mengikuti rute yang telah ditentukan.
“Pawai ini menjadi simbol perjuangan dan semangat kebersamaan untuk menyambut masa depan yang lebih baik, sesuai dengan tema Hari Santri tahun ini, Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan,” jelas Murkam.
Menurut Murkam, tema tersebut mengajak warga NU untuk terus bergerak maju dengan melihat prospek masa depan yang lebih cerah, sekaligus meningkatkan kualitas pengabdian kepada NU dan masyarakat.
“Artinya, kita tidak lagi berpikir ke belakang, namun melihat ke depan untuk senantiasa meningkatkan kualitas dan khidmat diri kita kepada NU,” tambahnya.
Selain kegiatan pawai, Murkam juga menekankan pentingnya peran Lakpesdam NU dalam memperkuat NU secara strategis.
“Lakpesdam Trenggalek akan terus melakukan kajian isu-isu strategis kebangsaan dan keislaman, serta berkomitmen mengadvokasi kebijakan publik yang berfokus pada pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan sosial,” ujarnya.
Murkam juga menjelaskan bahwa Lakpesdam siap memberikan dukungan data dan analisis kepada PBNU guna mendukung perumusan kebijakan organisasi. Peringatan Hari Santri di Trenggalek tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk menguatkan identitas santri, tetapi juga mengokohkan kontribusi NU dalam menghadapi tantangan bangsa di masa depan.
“Sesuai dengan tugas pokok kami, Lakpesdam berupaya memberdayakan sumber daya NU untuk meningkatkan kesejahteraan warga serta turut mempengaruhi kebijakan publik di tingkat lokal, nasional, dan internasional,” pungkas Murkam.(CIA)
Views: 11
















