Ribuan Pengendara Bawah Umur di Trenggalek Dominasi Pelanggaran Lalin Operasi Zebra Semeru 2024

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Operasi Zebra Semeru 2024 di Kabupaten Trenggalek mencatat 6.400 pelanggaran lalu lintas dalam 12 hari pertama. Mayoritas pelanggar lalu lintas di Trenggalek didominasi pengendara di bawah umur, yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Pelanggaran lain yang banyak terjadi yakni menerobos lampu merah.

Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, mengatakan, dari ribuan pelanggaran lalu lintas selama operasi zebra semeru ini, petugas melaksanakan 714 penindakan represif dan sisanya adalah teguran.

“Sebagian besar pelanggar adalah anak-anak yang seharusnya belum layak mengemudi di jalan raya. Ini tentu menjadi perhatian serius, terutama bagi para orang tua,” ujar AKP Agus.

Ia menjelaskan, operasi yang berlangsung sejak 14 Oktober ini difokuskan pada dua pendekatan, yakni preemtif dan preventif di awal, serta represif pada pekan kedua. Pada minggu pertama, Satlantas lebih banyak memberikan edukasi dan sosialisasi tentang keselamatan berkendara.

“Namun, di minggu kedua, penindakan lebih tegas kami lakukan untuk pelanggaran yang bisa membahayakan pengguna jalan lain,” jelas Agus.

Pendekatan ini terbukti efektif menurunkan angka kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) di wilayah Trenggalek. Dibandingkan tahun lalu, terjadi penurunan signifikan, yakni dari 30 laporan kecelakaan pada 2023 menjadi hanya 9 laporan pada H+12 Operasi Zebra Semeru Tahun 2024.

“Kami melihat adanya dampak positif dengan kombinasi tindakan persuasif dan tegas ini. Artinya, masyarakat mulai menyadari pentingnya keselamatan berkendara,” tambahnya.

Meski operasi akan berakhir pada 27 Oktober mendatang, Agus menegaskan personel di lapangan tetap akan meningkatkan patroli dan penindakan untuk memastikan kepatuhan berlalu lintas. Pasalnya, keselamatan berkendara bukan hanya soal aturan, namun juga tentang menjaga keselamatan dari kejadian laka lantas.

“Kami berharap, momentum Operasi Zebra ini bisa memicu perubahan perilaku yang lebih baik, terutama di kalangan generasi muda,” tutup Agus.(CIA)

Views: 1