TRENGGALEK, bioztv.id – Sebuah insiden menegangkan terjadi di simpang empat Durenan, Trenggalek, Minggu (15/12/2024) pagi. Seorang pengendara sepeda motor nekat kabur dan melakukan perlawanan saat hendak diamankan petugas Satlantas Polres Trenggalek karena kendaraannya melanggar aturan lalu lintas. Aksi ini sempat memicu kejar-kejaran dan perlawanan sebelum akhirnya pelaku berhasil diamankan.
Kasatlantas Polres Trenggalek, AKP Agus Prayitno, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika regu cadangan Unit Turjagwali Satlantas melakukan pengawasan lalu lintas di simpang empat Durenan sejak pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 10.45 WIB, petugas melihat sebuah sepeda motor Honda GL melintas dari arah Timur (Tulungagung) dengan sejumlah pelanggaran.
“Secara kasat mata, kendaraan tersebut tidak sesuai spesifikasi. Tidak memiliki pelat nomor, tanpa spion, menggunakan knalpot bising, dan ban kecil. Pelanggaran seperti ini membahayakan pengemudi lain di jalan,” ungkap AKP Agus Prayitno.
Petugas yang berjaga mencoba menghentikan pengendara saat lampu lalu lintas menyala merah. Namun, bukannya berhenti, pengendara justru tancap gas untuk melarikan diri.
“Petugas sudah memberikan aba-aba untuk berhenti, tetapi pengendara malah mempercepat laju motornya. Saat didekati, pengendara tetap berusaha melawan dan menabrak petugas kami, Bripka Jumaeri, hingga mengakibatkan celana kirinya sobek,” lanjut Agus.
Perlawanan pengendara semakin menjadi-jadi ketika petugas lain, Briptu Catur, mencoba membantu menghentikan kendaraan tersebut. Pengendara tetap berupaya melarikan diri meski sudah dikepung.
“Pengendara itu terus memegang gas motornya sambil melakukan perlawanan fisik. Namun, petugas kami berhasil mengamankan pelaku dengan memegang jaketnya dan membawanya ke seberang jalan untuk diperiksa lebih lanjut,” jelas AKP Agus.
Saat diperiksa, pengendara tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraan yang sah. Kendaraan tersebut kini diamankan di Polres Trenggalek sebagai barang bukti.
AKP Agus Prayitno menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberikan kepada pelanggar yang tidak hanya membahayakan dirinya sendiri tetapi juga pengguna jalan lainnya.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Kasus seperti ini tidak hanya berisiko bagi pengendara, tetapi juga petugas yang menjalankan tugas,” tutupnya.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa pelanggaran lalu lintas bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga menyangkut keselamatan dan ketertiban di jalan raya. Masyarakat diharapkan untuk lebih bijak dan disiplin dalam berkendara.
“Pengendara tersebut tidak ditahan dan pulang ke Sidoarjo naik Bus, namun kendaran yang digunakan diamankan petugas,” pungkas AKBP Agus.(CIA)
Views: 3
















