TRENGGALEK, bioztv.id – Operasi Patuh Semeru 2025 di Kabupaten Trenggalek mulai menunjukkan hasil signifikan. Memasuki hari kedua pelaksanaan, ratusan pengendara terjaring razia akibat berbagai pelanggaran lalu lintas. Petugas tidak hanya melakukan tilang, tetapi juga memberikan teguran hingga edukasi langsung kepada masyarakat di jalan.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, menyatakan bahwa kegiatan razia ini melibatkan sedikitnya 60 personel gabungan. Operasi digelar di beberapa titik strategis, salah satunya di kawasan depan Taman Trenggalek Agro Park, Selasa (15/7/2025).
“Hari ini kita melakukan penindakan terhadap pengendara yang tidak sesuai aturan. Ada 115 pelanggar yang kami tilang dan 130 lainnya kami beri teguran. Selain itu, kami juga membagikan pamflet serta stiker kepada pengendara yang tertib sebagai bentuk apresiasi,” ungkap AKBP Ridwan.
Dari hasil razia, sebagian besar pelanggaran disebabkan kelengkapan kendaraan bermotor yang tidak sesuai standar teknis. Mulai dari knalpot brong, kendaraan tanpa spion, hingga pengendara yang tidak membawa surat-surat lengkap.
“Kebanyakan pelanggaran hari ini soal kelengkapan kendaraan. Ada yang tidak bawa SIM, STNK, atau kondisi motor yang tidak sesuai spek teknis. Ini yang terus kami ingatkan,” tambahnya.
AKBP Ridwan Maliki memastikan, selama pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2025 yang berlangsung hingga 27 Juli mendatang, petugas akan menggelar razia secara rutin di berbagai wilayah. Langkah ini mereka ambil untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas yang masih cukup tinggi di Trenggalek.
“Kami imbau masyarakat agar selalu taat aturan saat berkendara. Pastikan kendaraan sesuai standar, bawa kelengkapan surat-surat, dan patuhi rambu lalu lintas. Ini bukan semata penindakan, tapi juga upaya bersama menjaga keselamatan,” tegasnya.
Maraknya pelanggaran lalu lintas di Trenggalek menjadi perhatian serius. Meskipun razia rutin digelar, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dinilai masih rendah. Terutama di wilayah pedesaan dan kawasan pinggiran kota, di mana kelengkapan kendaraan kerap terabaikan.
Operasi Patuh Semeru 2025 diharapkan mampu menjadi momentum perbaikan budaya tertib lalu lintas di Trenggalek. Tujuannya tidak sekadar menindak pelanggar, tetapi juga mendorong masyarakat lebih disiplin di jalan raya demi keselamatan bersama.
“Utamakan keselamatan, jangan abaikan aturan hanya karena merasa jalan sepi atau alasan jarak dekat. Semua pengendara wajib patuh,” pungkas AKBP Ridwan.(CIA)
Views: 158
















