TRENGGALEK, bioztv.id – Bongkar dugaan kejanggalan bayi meninggal dunia setelah menjalani imunisasi, Tim Satreskrim Polres Trenggalek masih terus kembangkan proses penyelidikan. Hingga saat ini proses klarifikasi dengan berbagai pihak yang terlibat masih berlanjut. Rencananya dalam minggu minggu ini proses otopsi jasad bayi juga akan dilakukan.
Berdasarkan keterangan Kasatreskrim Polres Trenggalek, sejak Selasa, 28 Maret kemarin hingga 30 Maret ini, Tim Satreskrim yang terdiri dari Unit Pidsus dan PPA sudah mulai lakukan klarifikasi dengan berbagai pihak. Proses klarifikasi itu dilakukan di Mapolres Trenggalek dan dilapangan. Nantinya hasil penyelidikan itu akan dtuangkan dalam bentuk laporan hasil penyelidikan sebagai bahan gelar perkara. Jika ungsurnya memenuhi, maka akan dinaikkan ke tingkat penyidikan.
Lebih lanjut Kasatreskrim Polres Trenggalek, Iptu Agus Salim menyampaikan, Pihaknya targetkan proses otopsi jenazah korban bisa terlaksana pada minggu minggu ini. Prosesnya, saat ini Tim Reskrim masih menyusun pengajuan permintaan otopsi dari pihak Dokkes Polda Jatim.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan panas hingga kejang kejang setelah mengikuti imunisasi, bayi 5 bulan asal Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya meninggal dunia di RSUD dr.Soedomo pada pada 24 Maret Pagi hari. Korban adalah M-A-O-R, bayi laki laki usia 5 bulan dari pasangan Mukono 48 Tahun, Warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan. dan Adelia 16 Tahun, Warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek. Karena kematian korban dinilai janggal. akhirnya kakek korban melaporkan kejadian ini ke Mapolres Trenggalek.
Views: 209
















