TRENGGALEK, bioztv.id – Cari keadilan atas dugaan kejanggalan pada kematian bayi usia 5 bulan setelah menjalani vaksnasi, kakek korban akhirnya lapor polisi. Bercak seperti memar merah di kulit jenazah turut menambah kecurigaan pihak keluarga. Dengan Lapor Polisi, pihak keluarga berharap bisa mengungkap penyebab kematian balita tersebut.
Berdasarkan keterangan kakek korban, kecurigaan adanya kejanggalan atas kematian cucunya ini terjadi saat pertama kali melihat kondisi jenazah korban. Saat ini jenazah M-A-O-R, bayi 5 bulan yang meninggal setelah menjalani imunisasi itu ada bercak seperti memar pada sejumlah bagain tubuhnya. DIantaranya di lengan, dan bagian pnggang kanan kiri. Selain itu, sebelum meninggal kondisi korban juga mengalami pendarahan.
Lebih lanjut Kakek Korban, Sugeng Prayitno menyampaikan, Pasaca pihaknya melaporkan kejadian ini ke Polisi, Petugas Puskesmas setempat sempat datang ke rumahnya. Namun, sat dimintai klarifikasi terkait kejadian ini mereka tidak bisa menjawab secara detail. PEtugas Puskesmas utu berjanji akan koordinasikan kejadian ini dengan DInas Kesehatan dan akan kembali memebrikan kabar terhadap keluarga korban. Namun hingga saat ini pihak keluarga juga belum menerima kabar dari DInas Kesehatan maupun Puskesmas setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, Badan panas hingga kejang kejang setelah mengikuti imunisasi, bayi 5 bulan asal Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, akhirnya meninggal dunia di RSUD dr.Soedomo pada pada 24 Maret Pagi hari. Korban adalah M-A-O-R, bayi laki laki usia 5 bulan dari pasangan Mukono 48 Tahun, Warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan. dan Adelia 16 Tahun, Warga Kelurahan Surodakan, Kecamatan Trenggalek
Views: 435
















