TRENGGALEK, bioztv.id – Kondisi jalan rusak cukup memprihatinkan, pemkab Trenggalek tambah anggaran pemeliharaan jalan jadi 14 Miliar rupiah. Sedangkan pada tahun sebelumnya hanya sekitar 10 Miliar Rupiah. Saat ini proses perbaikan jalan masih terus dilakukan dibbeberapa titik. Upaya ini akan terus dilakukan hingga kawasan pelosok.
Berdasarkan keetrangan Bupati Trenggalek, dari hasil peninjauannya dilapangan, saat musim hujan kerusakan infrastruktur jalan terjadi begitu cepat. Untuk penanganan awal jalan rusak, sejak 2 tahun terakhir sudah menambah nominal anggaran perawatan pemeliharaan jalan. Pasalnya pada tahun tahun sebelumnya, anggaran perbaikan jalan sangat kurang, sehingga pada Tahun 2022 lalu ditingkatkan menjadi 10 M dan Tahun 2023 ini naik lagi menjadi 14 Miliar Rupiah. Untuk inventarisir dan mempercepat penanganan jalan rusak, Bupati juga berharap agar masyarakat bisa mengifokan melalui nomor Lapor 0822 3334 3800
Lebih lanjut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menyampaikan, dengan ditambahnya besaran anggaran perbaikan jalan itu, harapannya bisa semakin banyak jalan rusak yang tertangani sejak awal sebelum terlalu parah. Sehingga bisa memperkecil kerusakan dan memperpanjang usia jalan. Dari anggaran belasan Miliar itu, 5 Miliar diantaranya difokuskan untuk perbaikan di kawasan kecamatan Pule dan sekitarnya. Pasalnya, saat ini kondisi kawasan perbatasan kecamatan pule dan kecamatan lainnya kondisinuya cukup memprihatinkan dan harus segera mendapat penanganan.
Mas Ipin juga menambahkan, beberapa ruas jalan yang saat ini sudah dilakukan penambalan antara lain ruas jalan Ngares-Bendungan, Jln.Supriadi, Jln. Raden Saleh, Jln.Kanjeng Jimat, Jln. Panglima Sudirman, Jln. Dr.Sutomo, Jln.Kampak-Munjungan. Ruas Jalan Pasar Gondang arah Kecamatan Pule, ruas jalan di Kecamatan durenan, dan lain sebagainya. Selain itu saat kegiatan makaryo neng deso, juga dilakukan perbaikan jalan disejumlah titik.
Views: 343
















