Hujan Lebat, Bangunan Sekolah Satu Atap SD & SMP di Dongko Trenggalek Ambruk

oleh
oleh
Diguyur hujan lebat selama beberapa hari terakhir saat kondisinya sudah memprihatinkan, bangunan sekolah satu atap (Satap) 2, SD dan SMP di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Diguyur hujan lebat selama beberapa hari terakhir saat kondisinya sudah memprihatinkan, bangunan sekolah satu atap (Satap) 2, SD dan SMP di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

TRENGGALEK, bioztv.id – Diguyur hujan lebat selama beberapa hari terakhir saat kondisinya sudah memprihatinkan, bangunan sekolah satu atap (Satap) 2, SD dan SMP di Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur Ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa pada kejadian ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Ambruknya bangunan ruang kelas 3 SD dan SMP satu Atap Kecamatan Dongko ini diketahui terjadi pada 31 Oktober dan baru dilaporkan pada 1 November 202. Menurut keterangan saksi saksi, ambruknya bangunan ruang kelas ini selain akibat diguyur hujan lebat juga disebabkan kondisi bangunan yang memprihatinkan. Kayu kayu penyangga atap bangunan ini juga sudah lapuk termakan usia. Pasalnya, sekolah itu dibangun sejak  Tahun 1980 dan pernah dilakukan rehabilitasi pada 2006 lalu.

Kapolres Trenggalek, AKBP.Dwiasi Wiyatoutera menyampaikan, Pasca ambruknya bangunan sekolah, petugas gabungan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi material. Petugas juga telah memasang garis polisi untuk mensterilkan lokasi karena dikhawatirkan masih terjadi runtuhan. Selanjutnya akan dilakukan kerja bakti bersama untuk pembersihan puing-puing dan bekas reruntuhan bersama tiga pilar desa, pihak sekolah serta komite sekolah.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Siti Zaenab juga menyampaikan, jika saat kejadian ambruknya bangunan sekolah tidak ada aktivitas pembelajaran. Pasalnya, ruangan tersebut telah dikosongkan lantaran kondisi bangunan yang sudah tak layak huni. Untuk penanganan, tidak menutup emungkinan bangunan ini akan diperbaiki menggunakan dana tak terduga. Jika tidak, diungkinkan akan masuk pada penganggaran tahun berikutnya.

Views: 1