TRENGGALEK, bioztv.id – Rencana utang pemerintah daerah akan menjadi hal baru pada proses pembahasan RPJMD Trenggalek Tahun 2021-2026. Pasalnya, pada tahun ini Pemkab Trenggalek sudah mengajukan pinjaman daerah sekitar 250 Miiar Rupiah, sedangkan proses pengembaliannya akan dilakukan selama 5 tahun Tahun kedepan.
Ranperda RPJMD Trenggalek tahun 2021-2026 ini sudah diajukan bupai sejak ebberapa waktu lalu, dalam hal ini sejumlah fraksi sudah sampaikan pandangannya, selain itu bupati juga sudah menjawab pandangan umum fraksi terhadai ranperda tersebut. Ranperda RPJMD ini ditargetkan selesai pada bulan Gaustus mendatang, karena sesuai regulasi yang ada, RPJMD harus sudah disahkan maksimal 6 bulan pasca kepala daerah dilantik.
Wakil Ketua DPRD Trenggalek menyampaikan, secara sekilas untuk rancangan awal RPJMD sudah masuk ke DPRD. Sementara itu salah satu hal yang baru pada pembahasan ranperda RPJMD ini adalah terkait adanya rencana pinjaman daerah sebesar 250 Miliar Rupiah. Karena pada proses pengembalian pinjaman itu nantinya akan berdampak pada berkurangnya nominal APBD Trenggalek selama 5 tahun kedepan. Agus Cahyono juga menambahkan, untuk menuntaskan pembahasan Rnperda RPJMD Tahun 2021-2026 ini, DPRD Trenggalek juga sudah membentuk panitia khusus (Pansus) yang akan membahasnya. Ranperda RPJMD ini akan dibahas bersamaan dengan 8 ranperda lain oleh masing masing pansus yang membidangi
Views: 0
















