TRENGGALEK, bioztv.id – Dorong segera terciptanya kekebalan komunal saat Pandemi Covid-19, Jajaran Forkopimda Trenggalek targetkan 12.000 vaksinasi per hari. Selain itu, pemerintah juga menargetkan 1.000 rapid Antigen. Namun, proses vaksinasi tersebut masih terkendala ketersediaan vaksin dan proses pengiriman dari pemerintah Provinsi.
Mengacu keterangan Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek, selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat ini, pemerintah Kabupaten Trenggalek akan terus gencarkan Vaksinasi hingga ke desa desa, Targetnya yaitu12.000 vaksin dan 1.000 Rapit antigen dalam setiap harinya.
Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Trenggalek Saeroni mengatakan, terkait target vaksinasi itu, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin agar target tersebut dapat tercapai. Sementara itu salah satu kendala dalam pelaksanaannya adlah terkait distribusi vaksin dari pemerintah provinsi ke daerah. Terlebih saat ini ketersediaan vaksin yang ada di Trenggalek juga sudah mulai menipis. Mayoritas vaksin yang ada di gudang dinas telah distribusikan ke puskesmas-puskesmas, untuk kemudian dibawa ke desa-desa sasaran program vaksinasi.
Saeroni juga menambahkan, sesuai rencana, pada 5 Juli ini pemkab Trenggalek dijanjikan mendpat kiriman vaksin lagi dari Pemerintah Provinsi. Selain pemerintah daerah yang mengajukan permintaan vaksin ke pemerintah provinsi, usaha mendatangkan vaksin ke Trenggalek ini juga ditunjang dari jajaran kepolisian dan TNI. Kedua instansi itu juga telah mengajukan permintaan vaksin untuk Trenggalek ke jajaran di atasnya.
Views: 0

















