TRENGGALEK, bioztv.id – Konsep reformasi brokrasi dinilai tidak sesuai rencana awal, salah satu ungsur pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek kembali semprot Bupati. Terlebih, baru baru ini juga kembali terulang kejadian mundurnya Plt Kepala Dinas pendidikan pemuda dan olahraga, yang baru menjabat sekitar satu minggu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Trenggalek yang baru saja mengundurkan diri dari jabatannya ini adalah Ratna Sulistyowati, sebelummengundurkan diri, selain menjabat sebagai Plt Dindikpora, yang bersangkutan merupakan Kepala Dinas sosial P3A Kabupaten Trenggalek, namun akhirnya yang bersangutan mengundurkan diri dari jabatan Plt dindikpora dan memilih focus mengemban amanahnya sebagai kepala DInsos P3A.
Menanggapi kejadian ini, Salah satu ungsur pimpinan DPRD Kabupaten Trenggalek, M Hadi menyampaikan, pihaknya mengaku prihatin dengan kejadian ini, terlebih Plt yang ditunjuk bupati tersebut baru seminggu menjabat, namun sudah tidak kuat mengemban jabatannya. Dalam hal ini, pihaknya menilai bahwa reformasi birokrasi di Kabupaten Trenggalek tidak sesuai dengan rencana awal.
M Hadi juga menambahkan, mundurnya Plt Kepala Dindikpora ini menunjukkan bahwa bupati tidak memahami tugas maupun fungsi yang ada di masing masing dinas, dan salah memilih kandidat yang mumpuni, sehingga plt kepala dinas yang baru saja dipilih, tidak kuat dan memilih mundur dari jabatannya. Terlebih, selain terjadi di Dindipora, kejadian serupa juga pernah terjadi di RSUD Dr.Soedomo, yang merupakan rumah sakit milik pemkab Trenggalek.
Views: 0

















