Pasca Depresi Berat, Korban Pemerkosaan Ayah Kandung Di Trenggalek Akan Kembali Sekolah

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Pasca depresi berat usai menjadi budak nafsu bejat ayah kandung sejak tahun 2017 lalu, korban yang saat itu masih berstatus pelajar akan kembali duduk dibangku sekolah lagi. Pasalnya, saat mengalami depresi berat dirinya terpaksa drop out (DO) dari sekolah karena kondisi kejiwaan yang tidak memungkinkan.

Korban yang mengalami depresi berat pasca menjadi budak nafsu ayah kandung ini meruapakan anak kedua dari tersangka. Saat ini usia korban sudah menginjak 18 tahun, sementara itu ketika pertama kali menjadi korban pemerkosaan sang ayah, korban masih berusia 15 tahun.

Karena sempat mengalami depresi berat hingga gangguan jiwa, korban juga sempat dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Dr Radjiman Widiodiningrat di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang selama sebulan. Untuk memulihkan kondisi kejiwaannya, saat ini korban masih tinggal di shelter rumah aman

Kabid Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek, ‌Cristina Ambarwati menyampaikan, Selain akan terus mendampingi proses pemulihan korban dari trauma yang dialaminya, pada tahun 2020 ini pihaknya juga akan memenuhi hak atas pendidikan korban, yaitu akan kembali menyekolahkannya setelah lama DO.

Selain melakukan pendampingan terhadap anak kedua tersangka, Dinas Sosial P3A Trenggalek juga akan melakukan pendampingan terhadap anak pertama tersangka, yang sama sama menjadi korban nafsu bejat ayah kandung.

Saat ini anak pertama tersangka sudah berusia 25 tahun, saat pertama kali kejadian diperkosa ayahnya, korban masih berusia 23 tahun, namun sudah menikah dan memiliki anak satu. Pendamingan yang akan diberikan kepada korban ini berupa pemberdayaan agar bisa lebih mandiri. Terlebih saat ini korban juga sudah cerai dengan suaminya.

Views: 8