TRENGGALEK, bioztv.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Trenggalek mengambil langkah strategis untuk mendongkrak prestasi olahraga di daerah. Dispora kini tidak hanya berfokus pada latihan fisik, tetapi juga membangun rasa bangga dalam diri atlet dengan meningkatkan reward (penghargaan) dan fasilitas pembinaan yang lebih terstruktur.
Dispora mewujudkan langkah tersebut melalui format “desk discussion”. Melalui forum diskusi santai ini, Dispora mengundang empat cabang olahraga (cabor) setiap hari untuk menyampaikan aspirasi dan kendala secara langsung.
Plt Kepala Dispora Trenggalek, Arief Setiawan, menjelaskan bahwa pendekatan personal ini bertujuan membuka komunikasi secara lebih luas. Dengan cara ini, pemerintah bisa menggali persoalan nyata di lapangan.
“Kami ingin mengobrol santai dengan teman-teman cabor di bawah naungan KONI. Tujuannya agar kami mengetahui keluh kesah, program kerja, serta masukan dari mereka,” ujar Arief.
Reward Atlet Jadi Sorotan Utama
Dalam diskusi tersebut, pengurus cabor paling banyak menyoroti isu penghargaan bagi atlet berprestasi. Mereka berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap reward sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras atlet.
“Kami menerima banyak masukan terkait reward atlet. Ke depan, kami akan lebih memperhatikan hal ini,” kata Arief.
Menurutnya, reward tidak hanya soal materi. Penghargaan ini menjadi faktor penting untuk menumbuhkan semangat sekaligus identitas kedaerahan.
“Kami ingin atlet Trenggalek merasa bangga menjadi bagian dari daerahnya. Rasa bangga itu penting untuk memacu prestasi yang lebih tinggi,” imbuhnya.
Benahi Fasilitas dan Sistem Pembinaan
Selain soal bonus, mayoritas cabor juga menyoroti keterbatasan fasilitas latihan. Mereka mendorong pemerintah untuk lebih aktif menyediakan jadwal latihan terstruktur serta dukungan sarana dan prasarana yang memadai.
“Rata-rata usulan cabor berkaitan dengan fasilitas dan pembinaan. Mereka berharap pemerintah terlibat aktif dalam proses tersebut,” jelas Arief.
Strategi Kolaborasi Lintas Sektor
Menanggapi berbagai tantangan tersebut, Dispora berencana memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Dispora akan bekerja sama dengan dinas pendidikan, cabang dinas, hingga perguruan tinggi.
Langkah kolaboratif ini bertujuan mendukung masa depan atlet, baik dari sisi akademis maupun peningkatan kualitas teknis di lapangan.
Program Kerja Berbasis Data
Dispora berkomitmen merangkum seluruh hasil diskusi sebagai bahan evaluasi utama dalam menyusun program kerja tahun 2026. Arief menegaskan bahwa setiap kebijakan harus berbasis data yang akurat.
“Kami ingin memiliki basis data yang jelas dan terpercaya. Hal ini penting agar kami bisa berkolaborasi secara efektif dengan KONI dalam mengembangkan ekosistem olahraga di Trenggalek,” tegasnya.
Komitmen di Tengah Keterbatasan
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, Dispora tetap memprioritaskan dukungan terhadap kemajuan olahraga. Dispora tidak hanya mengandalkan dana, tetapi juga memberikan pendampingan intensif serta fasilitasi peningkatan kualitas atlet.
“Mungkin kami tidak selalu bisa memberikan anggaran langsung, tetapi kami terus berupaya mendampingi dan memfasilitasi agar kualitas atlet serta sarana prasarana terus meningkat,” pungkas Arief.(CIA)
Views: 12
















