Ngabuburit Berburu Uang Baru di Trenggalek, Warga Serbu Mobil BI Keliling untuk THR Lebaran

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.idPuluhan warga memanfaatkan momen ngabuburit di pelataran Masjid Agung Baiturrahman Trenggalek untuk menukarkan uang baru melalui layanan mobil kas keliling Bank Indonesia (BI) selama Ramadan tahun ini.

Bank Indonesia menghadirkan layanan penukaran uang tersebut melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI). Program ini bertujuan memastikan masyarakat memperoleh uang tunai layak edar menjelang Idul Fitri.

Salah satu warga, Lutfi, mengaku harus berburu kuota penukaran uang baru secara daring sebelum akhirnya mendapatkan jadwal layanan kas keliling.

“Awalnya saya daftar lewat aplikasi PINTAR di website pintar.bi.go.id. Setelah itu seperti ‘nge-war’ karena kuotanya cepat habis. Kalau sudah dapat jadwal, baru bisa memilih lokasi penukaran sesuai provinsi dan kabupaten,” ujar Lutfi.

Persiapan Tradisi THR Lebaran

Hari itu Lutfi menukarkan satu paket uang baru senilai Rp5.300.000. Ia menyiapkan uang tersebut untuk dibagikan kepada anak-anak saat Lebaran.

Menurut Lutfi, tradisi membagikan uang saku kepada keluarga dan anak-anak di lingkungan sekitar selalu hadir setiap Idulfitri.

“Ini untuk persiapan Lebaran. Biasanya kita bagi-bagi uang saku untuk anak-anak, baik keponakan maupun tetangga,” katanya.

Ia juga menyesuaikan nominal uang yang diberikan dengan kedekatan hubungan.

“Kalau keponakan biasanya Rp50.000. Untuk tetangga ada yang Rp20.000 atau Rp10.000. Jadi tidak semuanya sama,” tambahnya.

Antrean Warga di Mobil BI Keliling

Antusiasme warga terlihat dari antrean panjang di lokasi layanan mobil kas keliling BI. Banyak warga datang sejak sore hari untuk menukarkan uang yang sebelumnya mereka pesan secara daring.

Amelia, warga Kecamatan Kampak, juga ikut mengantre. Ia mengaku baru pertama kali menukar uang melalui layanan BI Keliling.

“Sebelumnya saya daftar lewat aplikasi PINTAR. Ternyata cukup penuh perjuangan karena harus daftar jauh-jauh hari dan tetap antre saat datang ke lokasi,” ujarnya.

Amelia juga menukarkan satu paket uang baru senilai Rp5.300.000 dengan berbagai pecahan.

“Rinciannya Rp50.000 sebanyak Rp2,5 juta, kemudian Rp20.000 Rp1 juta, Rp10.000 Rp1 juta, Rp5.000 Rp500 ribu, dan Rp2.000 Rp200 ribu,” jelasnya.

Ia bahkan membawa titipan dari beberapa kerabat yang juga ingin mendapatkan uang baru untuk Lebaran.

“Banyak yang titip karena minimal penukaran harus satu paket. Jadi sekalian digabung supaya jumlahnya pas,” katanya.

Uang Baru Masih Jadi Favorit Anak-Anak

Amelia menilai uang baru tetap menjadi favorit anak-anak saat Lebaran. Karena itu, banyak orang tua sengaja menukarkannya sebelum hari raya.

“Biasanya uang ini untuk dibagikan ke anak-anak saat Lebaran. Mereka biasanya lebih senang kalau dapat uang baru,” ujarnya.

Ia mengaku sebelumnya sering menukar uang baru melalui jasa penukaran di pinggir jalan. Namun tahun ini ia memilih layanan resmi BI setelah mendapat rekomendasi dari teman.

“Kalau dulu biasanya tukar di pinggir jalan. Sekarang coba lewat BI Keliling karena lebih resmi,” tambahnya.

Mengenal Program SERAMBI BI

Bank Indonesia meluncurkan program SERAMBI untuk menjaga kelancaran distribusi uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Melalui layanan ini, BI memastikan masyarakat memperoleh uang layak edar yang 100 persen asli.

Bagi warga yang ingin menukar uang baru, BI menyarankan untuk memantau situs pintar.bi.go.id. Sistem waiting room daring kini membantu mengatur antrean pemesanan secara real-time.

Karena tingginya antusiasme masyarakat, warga juga disarankan rutin mengecek ketersediaan kuota agar tidak kehabisan jadwal penukaran di lokasi terdekat.(CIA)

Views: 35