Korsleting Listrik Picu Kebakaran Dapur di Pogalan, Damkar Trenggalek Selamatkan Aset Ratusan Juta

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek bergerak cepat dan berhasil mencegah kebakaran meluas di Desa Pogalan, Kecamatan Pogalan. Meski api menghanguskan sebuah bangunan dapur, petugas berhasil memutus perambatan api dan menyelamatkan aset rumah senilai lebih dari Rp100 juta.

Kebakaran tersebut terjadi di dapur milik Upeno, warga RT 12 RW 06 Desa Pogalan, pada Minggu (25/1/2026) pagi. Saat kejadian, pemilik rumah tidak berada di lokasi sehingga api bebas melahap bangunan dapur berukuran 4 x 8 meter.

Kronologi: Warga Melihat Api Saat Pemilik ke Sawah

Kasatpol PP dan Damkar Trenggalek, Habib Solehudin, menyampaikan bahwa petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 10.10 WIB. Begitu menerima aduan, personel Damkar dari Mako Trenggalek langsung bergerak menuju lokasi.

“Begitu laporan masuk, petugas langsung meluncur. Dalam waktu sekitar 11 menit, unit pemadam tiba di lokasi dan segera melakukan pemadaman,” jelas Habib.

Api mulai muncul sekitar pukul 10.00 WIB ketika Upeno sedang bekerja di sawah sejak pagi hari. Rumah dalam kondisi kosong. Melihat kobaran api, warga sekitar segera bertindak dan melaporkan kejadian tersebut melalui Isma Aulia Ardana, yang kemudian meneruskan laporan ke Damkar.

13 Personel dan 9.000 Liter Air Jinakkan Api

Damkar Trenggalek mengerahkan 13 personel, dua unit mobil pemadam kebakaran, serta satu unit mobil suplai air. Petugas menyemprotkan 9.000 liter air untuk memadamkan api.

Petugas mulai melakukan pemadaman pada pukul 10.21 WIB. Berkat koordinasi cepat dan solid, tim berhasil mengendalikan api sepenuhnya pada pukul 11.04 WIB sebelum api merembet ke bangunan utama rumah.

“Petugas berkoordinasi dengan warga dan PLN untuk memastikan aliran listrik aman. Langkah ini mencegah api menjalar ke area lain,” tambah Habib.

Korsleting Listrik Jadi Pemicu Kebakaran

Meski kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa, api menyebabkan kerugian material cukup besar. Bangunan dapur dan seluruh perabotan di dalamnya hangus terbakar, dengan estimasi kerugian sekitar Rp30 juta.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas menduga korsleting listrik memicu munculnya percikan api yang menyebabkan kebakaran.

“Kejadian ini kembali menegaskan bahwa korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran rumah tangga. Warga harus memastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar,” tegas Habib.

Imbauan Damkar kepada Warga

Habib Solehudin menutup keterangannya dengan mengimbau masyarakat Trenggalek agar lebih waspada, khususnya saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.

“Pastikan seluruh peralatan listrik dimatikan sebelum keluar rumah. Periksa instalasi kabel secara berkala, karena pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi,” pungkasnya.(CIA)

Views: 60