TRENGGALEK, bioztv.id – Jajaran pengurus dan kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek merayakan momen istimewa dengan aksi ramah lingkungan. Mereka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum Megawati Soekarnoputri sekaligus HUT ke-53 PDI Perjuangan dengan menanam pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Belik Mileng, Desa Senden, Kecamatan Kampak, Jumat (23/1/2026).
Melalui aksi penghijauan tersebut, PDI Perjuangan Trenggalek menegaskan komitmennya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup di Kabupaten Trenggalek.
“Kami menjadikan kegiatan ini sebagai bentuk peringatan ulang tahun Ibu Ketua Umum dan HUT ke-53 PDI Perjuangan melalui aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan lingkungan dan masyarakat,” ujar Bendahara DPC PDI Perjuangan Trenggalek, Didit Sasongko.
Rawat Pertiwi dengan Tanaman Buah Produktif
Para kader banteng secara langsung menanam berbagai jenis pohon buah, seperti alpukat, nangka, dan jambu. Mereka sengaja memilih tanaman produktif agar masyarakat sekitar kelak dapat memanfaatkan hasilnya, sekaligus memperoleh manfaat ekologis sebagai penyerap karbon.
“Menanam pohon merupakan wujud pengamalan nilai-nilai ideologis partai. Langkah kecil ini memberi makna besar bagi masa depan generasi mendatang,” jelas Didit.
Dukung Penuh Program “Trenggalek Net Zero Carbon”
Didit menegaskan bahwa aksi penanaman pohon tersebut selaras dengan program strategis Pemerintah Kabupaten Trenggalek, yakni Trenggalek Net Zero Carbon, yang berfokus pada pengurangan emisi karbon dan pelestarian ekosistem.
“PDI Perjuangan siap bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan Trenggalek Net Zero Carbon. Kami ingin aksi ini memantik kesadaran kolektif dalam menjaga alam,” tambahnya.
Kader Perempuan Bergerak Bersihkan RTH
Selain menanam pohon, kader perempuan PDI Perjuangan Trenggalek juga aktif membersihkan sampah di kawasan RTH Belik Mileng. Mereka menyisir seluruh area ruang terbuka hijau agar tetap bersih, nyaman, dan asri bagi masyarakat.
“Peran kader perempuan sangat penting untuk membangun budaya menjaga lingkungan, dimulai dari tindakan sederhana dan berkelanjutan,” kata Didit.
Refleksi 53 Tahun: Teguhkan Jati Diri Partai Wong Cilik
Sebagai penutup kegiatan, para kader memotong tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus refleksi perjalanan PDI Perjuangan yang kini memasuki usia ke-53 tahun.
“Di usia yang matang ini, PDI Perjuangan terus meneguhkan jati diri sebagai partai wong cilik. Kami berjuang untuk rakyat sekaligus menjaga kelestarian alam,” tegas Didit.
DPC PDI Perjuangan Trenggalek memilih RTH Belik Mileng sebagai lokasi kegiatan karena kawasan tersebut memiliki nilai strategis sebagai ruang publik. Para kader berharap masyarakat ikut merawat kawasan hijau tersebut agar dapat menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.
Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama serta ucapan selamat dari kader, simpatisan, dan masyarakat kepada Megawati Soekarnoputri.
“Semoga Ibu Megawati selalu sehat dan PDI Perjuangan semakin solid dalam memperjuangkan hak-hak rakyat,” pungkas Didit Sasongko.(CIA)
Views: 26

















