Meski Diwarnai Dua Kericuhan, Tim Sepak Bola Trenggalek Akhirnya Lolos Porprov Jatim 2025

oleh
oleh

TRENGGALEK, bioztv.id – Dua kericuhan mewarnai perjalanan Tim Sepak Bola Trenggalek di babak penyisihan Pra-Porprov Jawa Timur 2025 Zona 5. Meski begitu, mereka berhasil mengamankan tiket ke Porprov Malang Raya 2025 dengan status runner-up.

Pertandingan terakhir antara Trenggalek dan Kediri pada Senin (26/5/2025) berakhir imbang tanpa gol. Laga berlangsung dengan tempo tinggi dan kedua tim saling jual beli serangan. Namun, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada gol tercipta.

Dengan hasil tersebut, Trenggalek mengumpulkan total 6 poin dari satu kemenangan dan tiga kali hasil imbang. Mereka menempati posisi runner-up, di bawah Jombang yang mengoleksi poin sama, tetapi unggul selisih gol. Sementara itu, Tulungagung menduduki posisi ketiga dengan 6 poin dan masih memiliki peluang lolos melalui jalur peringkat tiga terbaik.

Perjalanan Trenggalek di zona ini tidak lepas dari dua insiden panas di lapangan. Kericuhan pertama pecah saat laga melawan Tulungagung pada Sabtu (24/5/2025). Adu mulut, dorong-dorongan, hingga aksi pukulan mewarnai akhir pertandingan yang berakhir 0-0. Akibatnya, Panitia Pelaksana menerima sanksi dari Panitia Disiplin PSSI Jatim berupa denda Rp5 juta karena dianggap lalai menjaga keamanan.

Insiden kedua terjadi pada laga terakhir saat Trenggalek menghadapi Kediri. Meskipun tanpa kehadiran suporter, keributan kembali nyaris pecah setelah pelatih Kediri melakukan protes keras hingga mengejar wasit ke tengah lapangan. Beruntung, ketegangan berhasil diredam.

Manajer Tim Sepak Bola Trenggalek, Nur Efendi, bersyukur timnya bisa lolos sesuai target, meski banyak hal perlu mereka benahi.

“Alhamdulillah, target lolos berhasil kami capai. Kami akan mengevaluasi beberapa hal, khususnya soal mental bertanding dan penyelesaian akhir. Ini menjadi catatan serius sebelum tampil di Porprov nanti,” ujarnya usai pertandingan.

Efendi menegaskan, pihaknya tidak berencana menambah pemain baru. Ia percaya skuad yang ada saat ini sudah cukup solid; mereka hanya perlu meningkatkan kualitas permainan dan kerja sama tim.

“Saya kira tim yang sekarang ini sudah cukup. Tinggal bagaimana kami benahi mental, kontrol emosi, dan sentuhan akhir. Karena lawan di Porprov nanti pasti jauh lebih berat,” tandasnya.

Ia juga mengapresiasi kerja keras jajaran pelatih, pemain, dan semua pihak yang telah berjuang membawa Trenggalek lolos ke Porprov Jatim 2025.

“Terima kasih untuk semua pemain, pelatih, dan pendukung tim. Semoga di Porprov nanti kami bisa tampil lebih baik, tanpa ada kericuhan seperti kemarin-kemarin,” tutupnya.

Dengan catatan ini, Trenggalek resmi menjadi salah satu wakil Zona 5 yang akan berlaga di ajang Porprov Jawa Timur 2025 di Malang Raya. Sepanjang babak penyisihan Zona 5, Trenggalek tampil tanpa kekalahan. Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah penting bagi manajemen untuk memastikan Porprov mendatang berjalan aman, sportif, dan tetap menjadi hiburan rakyat.(CIA)

Views: 78